UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Partai puncak Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 dipastikan mempertemukan Soegijapranata Catholic University (SCU) melawan Universitas Surabaya (UBAYA) di kategori putri, serta Institut Perbanas menghadapi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di sektor putra.
Kepastian tersebut didapat setelah seluruh pertandingan semifinal berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Jumat (12/6).
Pada semifinal pertama kategori putri, SCU tampil dominan saat menghadapi UKSW. SCU menutup pertandingan dengan kemenangan telak 67-23 untuk mengamankan tiket pertama ke final.
Di laga semifinal putri lainnya, UBAYA sukses mengatasi perlawanan tuan rumah UPH dengan skor 81-50. Kemenangan tersebut membawa wakil Surabaya itu melaju ke partai perebutan gelar juara musim perdana Campus League Basketball The Nationals.
Kapten tim putri UBAYA, Mayviana Lysandra Tandiono, mengatakan kunci keberhasilan timnya terletak pada kemampuan para pemain menjaga ketenangan setelah sempat mengalami tekanan pada awal pertandingan.“Kunci kemenangan kami di pertandingan semifinal adalah semangat dan kebersamaan. Di awal pertandingan kami sempat tegang sehingga kesulitan untuk mengembangkan permainan. Namun, kami semua berusaha untuk tenang sehingga bisa bermain lebih baik mulai quarter ketiga dan memperlebar keunggulan,” ujar Mayviana.Menatap laga final, Pelatih Tim Putri UBAYA, Wellyanto Pribadi, menilai peluang kedua tim untuk menjadi juara sama besar. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk meningkatkan kualitas pertahanan dan menjaga disiplin sepanjang pertandingan.
“Kami sudah pernah menghadapi mereka di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2025. Saat itu, kami cukup beruntung bisa meraih kemenangan karena mereka sangat menyulitkan di sepanjang laga. Jadi, menurut saya kali ini peluang menjadi juara bagi kedua tim 50-50 dan buat tim kami yang terpenting adalah perlu bermain lebih disiplin dan fokus dalam bertahan,” kata Wellyanto.Sementara itu, kejutan terjadi di semifinal kategori putra ketika Institut Perbanas berhasil menghentikan langkah tuan rumah UPH. Sempat tertinggal pada dua kuarter pertama, Perbanas bangkit pada paruh kedua pertandingan sebelum menutup laga dengan kemenangan 59-50.
Pada semifinal lainnya, UKSW memastikan tempat di final setelah mengalahkan Universitas Surabaya dengan skor 63-55.
Shooting guard Perbanas, Zaky Al Hakim, mengungkapkan semangat untuk tidak mengecewakan para pendukung menjadi motivasi utama timnya saat berhasil membalikkan keadaan melawan UPH.
“Di pertandingan melawan UPH sempat ketinggalan di awal, tetapi berhasil bangkit dan membalikkan keadaan di quarter ketiga. Kami tidak ingin mengecewakan banyak orang yang sudah memberikan dukungan sehingga kami harus mengeluarkan 100 persen kemampuan. Senang sekali kami bisa menang di semifinal, tetapi masih ada satu pertandingan tersisa yang perlu dimainkan dan kami harus menjadi juara,” ujar Zaky.Pelatih Perbanas, Zulfahrizal, menambahkan keberhasilan timnya bangkit dari ketertinggalan tidak lepas dari pendekatan psikologis yang dilakukan saat pertandingan berlangsung.
“Kami sudah melakukan semua persiapan yang dibutuhkan sebelum pertandingan semifinal, namun kami tetap tertinggal di awal. Sehingga saya coba memainkan psikologis pemain supaya bisa berusaha lebih keras lagi dan ternyata berhasil. Menatap laga final, siapa pun lawannya nanti sudah pernah kami hadapi. Kami hanya perlu fokus ke permainan sendiri untuk lebih disiplin dan menampilkan organisasi permainan baik dalam bertahan maupun menyerang lebih baik dari hari ini,” katanya.
Partai final Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 akan berlangsung pada Sabtu (13/6) di Basketball Court Universitas Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Banten.
Final kategori putri akan mempertemukan SCU melawan UBAYA, sedangkan gelar juara sektor putra akan diperebutkan Institut Perbanas dan UKSW.
Campus League 2026 – Basketball The Nationals Season 1 sendiri diikuti oleh 18 tim, terdiri dari 10 tim putra dan delapan tim putri yang merupakan wakil terbaik dari berbagai regional di Indonesia setelah melalui fase kualifikasi di Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Samarinda, dan Jakarta.










