Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte

Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte

Nasional | sindonews | Kamis, 11 Juni 2026 - 13:27
share

Di tengah pembahasan penyesuaian tarif sejumlah rute Transjabodetabek, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak meminta pemerintah daerah penyangga ikut menanggung beban subsidi. Namun, ia berharap pemerintah setempat berkontribusi dengan melakukan pembangunan dan perbaikan halte.

"Ya kalau ada yang ingin membantu minimal halte-haltenyalah. Kan halte-haltenya misalnya sebagian kan juga tidak di DKI Jakarta. Kalau haltenya diperbaiki direnovasi akan sangat membantu karena yang memanfaatkan kalau di halte-halte yang akan mereka bangun atau mereka perbaiki itu adalah warga di mana tempat itu berada," kata Pramono ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Menurut Pramono, perbaikan fasilitas halte di wilayah penyangga akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat yang menggunakan layanan Transjabodetabek setiap hari. "Ya pokoknya Jakarta memikirkan untuk semuanya," ujarnya.

Baca Juga: Tarif Transjabodetabek Hanya Rp3.500, Ternyata Ada Subsidi Rp11.500

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga meluruskan informasi yang berkembang terkait rencana kenaikan tarif Transjabodetabek. Ia menampik isu jika semua rute akan mengalami kenaikan tarif yang tinggi."Saya ingin meluruskan seakan-akan Transjabodetabek itu akan naik 10 sampai dengan 15 ribu jadinya. Memang akan mengalami penyesuaian harga, terutama beberapa ruas yang panjang dan kemudian memerlukan tambahan," katanya.

Pramono mencontohkan rute menuju Bandara Soekarno-Hatta dan Bogor yang memerlukan biaya operasional tambahan. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam menentukan besaran tarif baru.

Pramono menambahkan, Pemprov DKI juga terus mengampanyekan program transportasi gratis bagi 15 golongan masyarakat dan membuka peluang penambahan kelompok penerima manfaat sebagai bagian dari skema subsidi silang. "Karena bagaimanapun sebagai gubernur saya juga mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam kondisi yang seperti ini," ucapnya.

Topik Menarik