Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital

Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 11 Juni 2026 - 09:19
share

Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Tarumanagara (Untar) sukses menggelar Kreasa Fest 2026, Jumat (5/6/2026). Kreasa Fest merupakan ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa menerapkan ilmu komunikasi secara nyata melalui berbagai kegiatan kreatif dan kolaboratif.

"Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan media, budaya tidak cukup hanya dijaga, tetapi juga perlu dikomunikasikan, dihidupkan kembali, dan diberi ruang untuk berkembang melalui pendekatan yang kreatif dan inovatif," ujar Dekan Fikom Untar Sinta Paramita, melalui siaran pers, Kamis (11/6/2026).

Baca juga: SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026

Menurut Sinta, mahasiswa komunikasi memiliki peran penting dalam menjembatani nilai-nilai budaya dengan masyarakat melalui berbagai bentuk pesan yang relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, kemampuan mengemas budaya menjadi konten dan strategi komunikasi yang menarik perlu terus dikembangkan.

Kreasa Fest 2026 mengangkat tema "Budaya Menginspirasi, Generasi Beraksi". Kegiatan yang menjadi bagian dari Communication Week 2026 itu bertujuan mendorong mahasiswa mengembangkan kreativitas dan inovasi komunikasi untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas di era digital.Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha Djumaryo juga memberikans ambutan secara virtual yang menyampaikan budaya tak hanya dipandang sebagai warisan yang perlu dilestarikan namun sarana menciptakan masa depan melalui kreativitas dan inovasi.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa didorong untuk mengasah kreativitas, kemampuan berpikir strategis, dan kolaborasi dalam merespons tantangan pelestarian budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media digital. Berbagai gagasan dan karya komunikasi yang lahir diharapkan mampu memperkuat kesadaran budaya sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern.

Kreasa Fest 2026 juga menghadirkan tiga kompetisi komunikasi tingkat nasional, yakni PRASASTI pada bidang Public Relations, LENTERA pada bidang Advertising, dan AKSARA pada bidang Journalism. Para peserta ditantang menghasilkan strategi, kampanye, dan karya komunikasi yang kreatif, relevan, serta berdampak dalam mengangkat nilai-nilai budaya Indonesia.

Perspektif dari kalangan industri turut mewarnai penyelenggaraan Kreasa Fest melalui sesi talkshow yang menghadirkan mantan CEO Dentsu One Indonesia Janoe Arijanto, sutradara film dan iklan Dimas Djayadiningrat, Pengurus Harian Perhumas Muda Jakarta Raya Alissya Amri, serta kreator konten Andovi da Lopez. Mereka berbagi pengalaman mengenai pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menghadapi perubahan lanskap komunikasi digital.

Ketua Pelaksana Kreasa Fest 2026 Erin mengatakan tema "Budaya Menginspirasi, Generasi Beraksi" dipilih untuk mengajak generasi muda melihat budaya sebagai sumber inspirasi yang dapat diwujudkan dalam berbagai karya dan solusi kreatif. Melalui kompetisi dan diskusi bersama praktisi, mahasiswa didorong membuktikan bahwa budaya dapat bertransformasi menjadi karya nyata yang relevan dengan perkembangan zaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat.Penyelenggaraan Kreasa Fest juga sejalan dengan komitmen Untar dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin keempat mengenai pendidikan berkualitas melalui pengembangan kreativitas, inovasi, dan kompetensi generasi muda.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong pengembangan kreativitas generasi muda serta pelestarian budaya melalui komunikasi dan industri kreatif.

Menjelang perayaan Dies Natalis ke-20 pada 22 Juni 2026, Fikom Untar terus memperkuat kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri, media, komunitas, dan institusi pendidikan.

Topik Menarik