Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Perseteruan pasca perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, Ruben secara terbuka melayangkan teguran keras kepada Giorgio Antonio setelah muncul konten yang dinilainya berpotensi menggiring opini keliru mengenai perannya sebagai ayah kandung anak-anaknya.
Dalam unggahannya, Ruben menyampaikan keberatan atas sebuah konten video yang dianggap bisa menggiring opini keliru mengenai perannya sebagai ayah kandung. Pria yang akrab disapa Bensu ini menekankan agar Giorgio tetap menjaga batasan.
"Dalam video tersebut, kalian belum menikah. Karena itu, mohon jangan membuat pemahaman atau gambaran seolah-olah figur ayahnya tidak ada," tulis Ruben Onsu dalam keterangan unggahannya, dikutip pada Kamis (11/6/2025).
Baca Juga : Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Ruben menyoroti momen interaksi Giorgio dengan anak-anaknya yang dijadikan konten. Ia meminta agar pihak sebelah tidak menciptakan narasi negatif perihal ketidakhadirannya sebagai sosok ayah biologis. Ruben kemudian menyarankan agar Giorgio fokus terlebih dahulu pada hubungan resminya sebelum mencoba mengambil peran yang justru bisa membingungkan anak-anak di masa depan.
Di sisi lain, Ruben menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan hubungan asmara baru sang mantan istri. Namun, ia menekankan bahwa Gio tetap harus menjaga batasan terkait urusan anak.
Baca Juga : Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
"Saya juga tidak mempermasalahkan hubungan Anda dengan masa lalu saya karena urusan kami telah selesai. Meski demikian, kami tetap merupakan orang tua dari anak kami," tegas Ruben Onsu.
Ruben merasa memiliki hak penuh untuk menentukan lingkungan terbaik bagi anak-anaknya. Ia merasa khawatir jika perilaku orang dewasa di sekitar anaknya menjadi jejak digital yang buruk di kemudian hari. Dalam keterangan tertulisnya, Ruben juga menyinggung soal konten siaran langsung yang kerap dilakukan secara spontan. Menurutnya, tindakan yang terekam secara live bisa menjadi beban psikologis bagi anak saat mereka dewasa nanti.
Kahitna x Monita Tahalea Bikin Studio Indonesian Idol XIV Pecah, Penonton Kompak Nyanyi Bareng
"Perilaku yang ditampilkan secara langsung (live) dapat dengan mudah direkam oleh orang lain dan menjadi jejak digital yang akan melekat pada anak kami di kemudian hari," lanjutnya lagi.
Di akhir, Ruben pun memberikan peringatan keras bahwa dirinya tidak akan tinggal diam jika ada hal-hal yang melampaui batas dan mengganggu kesejahteraan mental sang buah hati.










