Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi

Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi

Ekonomi | sindonews | Kamis, 4 Juni 2026 - 13:34
share

Garuda Indonesia mengintensifkan koordinasi dengan otoritas kebandarudaraan Arab Saudi dan berbagai pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelancaran fase pemulangan jamaah haji Indonesia. Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya penyesuaian operasional di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, yang berdampak pada sejumlah jadwal penerbangan.

"Melalui koordinasi intensif yang terus dilakukan bersama otoritas setempat, Garuda Indonesia memastikan seluruh jamaah pada penerbangan kloter 2 embarkasi Banten (JKB02) telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (3/6) pukul 13.45 WIB," ujar Manajemen Garuda Indonesia dalam keterangan resmi dikutip, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga:Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air

Penerbangan JKB02 tersebut diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Selasa (2/6) pukul 22.55 waktu setempat. Garuda Indonesia memastikan proses kepulangan jamaah tetap berjalan sesuai prosedur keselamatan dan standar layanan yang berlaku.

Maskapai pelat merah itu menjelaskan penyesuaian jadwal pada sejumlah penerbangan terjadi akibat tingginya kepadatan aktivitas operasional di Bandara Internasional King Abdulaziz selama periode pemulangan jamaah haji. Kondisi tersebut turut memengaruhi beberapa penerbangan haji Garuda Indonesia.

Selain JKB02, penerbangan yang terdampak meliputi kloter 3 embarkasi Ujung Pandang, kloter 2 embarkasi Medan, kloter 2 embarkasi Yogyakarta, serta dua penerbangan ONH Plus dengan nomor penerbangan GA981 dan GA993. Garuda menyatakan seluruh penerbangan tersebut kini telah diberangkatkan menuju destinasi masing-masing.

Untuk meminimalkan dampak keterlambatan, Garuda bersama otoritas bandara setempat terus menjalankan langkah mitigasi operasional dan koordinasi intensif guna memastikan proses pemulangan jamaah berlangsung aman, lancar, dan tepat layanan.

Baca Juga:444 Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Bekasi Tiba di Tanah Air

Selama proses penanganan berlangsung, Garuda Indonesia juga memastikan para jamaah memperoleh pendampingan yang diperlukan, termasuk pemenuhan hak-hak jamaah sesuai ketentuan yang berlaku. Maskapai tersebut turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penyesuaian jadwal penerbangan.

Garuda Indonesia menegaskan akan terus mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan dan memastikan proses pemulangan jamaah haji Indonesia dapat berjalan dengan baik hingga berakhirnya operasional haji tahun 2026.

Topik Menarik