Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor

Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor

Nasional | sindonews | Senin, 1 Juni 2026 - 21:11
share

Lima orang meninggal dunia akibat ledakan bom yang diduga sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Selain itu, terdapat tiga korban lainnya yang masih dalam pencarian.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito merinci kelima korban tewas yakni Deflin Raubaba (41), Moris Raubaba (24), Karmila Ayorbaba (25), Israel Raubaba (7), dan Isril Raubaba (5).

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah setempat, rencananya seluruh korban yang meninggal dunia akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Surido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor," kata Cahyo dalam keterangannya, Senin (1/6/2026).

Sementara itu, terdapat tiga orang korban lainnya yang masih dalam proses pencarian tim gabungan. Mereka adalah Yulianus Raubaba (26), Lai Madura (45), dan Anis Marandof (27).

Baca Juga: Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 MengungsiSelain mengakibatkan 5 orang tewas, 19 lainnya mengalami luka ringan. "Sebanyak 19 orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis," ujarnya.

Cahyo menjelaskan, ledakan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi. "Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat 12 bangunan yang terdampak, terdiri dari 3 bangunan rusak ringan, yakni 2 unit rumah dan 1 gereja, serta 9 bangunan mengalami kerusakan parah, dengan 4 rumah hancur total yang berada tepat di sekitar titik sumber ledakan dan 5 bangunan lainnya mengalami rusak berat,."

Selain itu, ledakan itu juga membuat puluhan orang lainnya harus mengungsi. "55 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, terdiri dari 3 balita dan 52 orang dewasa," jelasnya.

Diketahui, ledakan itu terjadi di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.

Topik Menarik