Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Ada kemungkinan Iran akan menyerang Uni Emirat Arab (UEA) lagi jika Israel terus membombardir Lebanon. Pendapat itu diungkap analis Mohammad Eslamy dari Universitas Teheran.
“Saat ini ada dua konflik. Yang pertama di Selat Hormuz, dan yang kedua di Lebanon. Tampaknya Netanyahu ingin memiliki kesempatan untuk mengeluarkan Lebanon dari kesepakatan ini sebelum Iran dan Amerika Serikat menyepakati sesuatu,” katanya.
Ditanya tentang serangan AS semalam terhadap Iran dan apakah itu pertanda apa yang akan terjadi, Eslamy mengatakan kepada Al Jazeera, “Donald Trump sedang memikirkan semacam eskalasi militer di Teluk Persia untuk menekan Iran sementara mereka membahas banyak aspek penting dari apa yang disebut kesepakatan dengan Amerika Serikat.”
“Saya pikir Iran akan lebih memikirkan blokade AS untuk menekan dan menantang Amerika,” kata Eslamy tentang Selat Hormuz.
“Jika Israel bersikeras menyerang Lebanon, maka Iran akan lebih menganggap UEA sebagai Lebanon bagi Iran. Jadi, jika mereka terus menyerang Lebanon, skenario dari pihak Iran adalah menyerang UEA sebagai balasan atas serangan Israel terhadap Lebanon.”Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran telah mengeluarkan pernyataan yang menuduh AS melanggar perjanjian gencatan senjata dengan “tindakan agresif” di wilayah Hormozgan Iran, tempat Bandar Abbas berada.
Dalam pernyataan yang dibagikan stasiun televisi IRIB Iran, kementerian tersebut mengatakan tindakan itu menunjukkan “kebencian dan kemunafikan” pemerintah AS terhadap Iran.
Iran tidak akan ragu untuk membela diri, katanya.
Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Sampaikan Pesan Haji, Bersumpah Israel akan Diberantas








