Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Kondisi demam pada anak seringkali membuat orang tua khawatir bahkan overthinking sampai akhirnya beranggapan anak harus makan banyak agar cepat sehat. Namun, hal itu ternyata kurang tepat dilakukan apalagi jika kondisi anak mengalami mual, sakit tenggorokan bahkan demam tersebut disertai dengan sariawan.
Dokter spesialis anak sekaligus influencer kesehatan anak, dr. Lucky Yogasatria dalam unggahan video di akun instagramnya mengatakan, banyak kondisi yang terjadi pada tubuh saat anak terkena demam. Seperti nafsu makan yang berkurang, tenggorokan sakit bahkan sariawan pada mulut.
“Jadi ya, saat anak sedang demam tubuhnya itu memang sedang tidak nyaman. Nafsu makan bisa turun, tenggorokan bisa sakit, mulut bisa pahit, perut bisa mual. Pada akhirnya ada sariawan terluka di mulut yang bikin beneran terasa sakit,” kata dr. Lucky, dikutip Minggu (24/5/2026).
Baca Juga : Jangan Cuma Cek Suhu Saat Anak Demam, Segera Bawa ke Dokter Jika Ada Gejala Berikut
Ia menjelaskan bahwa pada masa awal saat anak mengalami demam, yang paling penting perlu diperhatikan adalah asupan cairannya. Orang tua harus bisa memastikan bahwa anak masih mau untuk minum dan tidak mengalami dehidrasi apalagi sampai mulut kering.“Jadi di fase awal sakit Itu yang paling penting, seringkali itu bukan memaksa nasi habis. Yang lebih penting adalah cairan tetap masuk. Anak masih mau minum enggak? Pipisnya masih cukup enggak? Mulutnya kering enggak? Anak masih respon atau makin lemas?,” jelas dia.
Di satu sisi, bukan berarti anak saat demam tidak boleh diberi makan. dr. Lucky menuturkan bahwa dalam kondisi demam, makanan yang diberikan kepada anak bisa berupa makanan dengan tekstur lembut, tidak panas dan tidak terlalu asam.
Selain itu, porsi yang diberikan juga tidak perlu terlalu banyak, melainkan bisa dengan porsi sedikit namun dengan tempo pemberian makan yang cukup sering. Hal itu dilakukan agar anak tetap merasa nyaman di tengah kondisi demam hingga akhirnya nafsu dan pola makan anak kembali normal.
Baca Juga : Rentan Sakit! Ini Tips Mengatasi Demam pada Anak di Musim Hujan
“Makan tetep makan ya, tapi jangan dipikir kayak medan perangnya harus habis gitu. Bisa nih porsinya kecil tapi sering, tekstur lebih lembut, makanya tidak perlu panas, tidak perlu asam dan tidak membuat mulut semakin perih. Nah, kalau anak sudah lebih nyaman, biasanya makanya juga pelan-pelan ikut membaik,” tutur dr. Lucky.
Sebaliknya, jika anak justru terlihat kekurangan cairan, muntah bahkan nampak sangat lemas maka itu bukan bermasalah dalam nafsu atau pola makan anak saat demam. Ia menyarankan agar orang tua memeriksakan kondisi anak kepada dokter saat kondisi tersebut terjadi.
“Tapi kalau anak tidak mau minum pipis sangat berkurang, muntah terus atau tampak sangat lemas, itu bukan sekedar enggak mau makan, itu perlu diperiksa. Jadi saat anak demam jangan langsung merasa gagal karena piringnya enggak kosong,” pungkas dia.










