Deretan Tradisi Pernikahan Paling Nyeleneh di Dunia, Meludahi Pengantin hingga Pura-Pura Diculik
JAKARTA - Setiap negara memiliki tradisi pernikahan yang unik dan sarat makna. Tidak hanya sekadar seremoni, berbagai ritual ini dipercaya membawa keberuntungan, keharmonisan, hingga kesuburan bagi pasangan pengantin. Menariknya, beberapa tradisi pernikahan di dunia justru terdengar nyeleneh dan tak biasa.
Mulai dari pengantin pura-pura diculik, menangis sebelum menikah, hingga memukul kaki mempelai pria, semua dilakukan sebagai bagian dari adat turun-temurun. Meski terdengar aneh, tradisi-tradisi ini mencerminkan nilai budaya dan cara masyarakat setempat memaknai pernikahan. Berikut uraiannya dilansir dari laman Khushwedding.
Tradisi pernikahan paling unik dari berbagai negara di dunia.
1. Jerman: Pengantin Menggergaji Kayu Bersama
Di Jerman, pasangan pengantin menjalani tradisi bernama Baumstamm Sägen. Dalam ritual ini, pengantin pria dan wanita harus bekerja sama menggergaji batang kayu hingga terbelah dua. Tradisi tersebut melambangkan kekompakan dan kerja sama pasangan dalam menghadapi tantangan rumah tangga.
2. Rumania: Pengantin Wanita “Diculik”
Di Rumania, calon pengantin wanita kerap “diculik” oleh teman atau keluarganya sebelum upacara berlangsung. Untuk membawanya kembali, mempelai pria harus memberikan tebusan, mulai dari minuman, hadiah, hingga aksi romantis.
3. Italia: Memberikan Almond Berlapis Gula
Tradisi pernikahan Italia identik dengan pemberian almond berlapis gula atau confetti kepada tamu undangan. Makanan manis ini melambangkan harapan akan kehidupan rumah tangga yang manis dan penuh keberuntungan.
4. Kenya: Ayah Meludahi Pengantin Wanita
Bagi suku Maasai di Kenya, meludah justru dianggap sebagai bentuk doa dan penghormatan. Karena itu, ayah pengantin wanita akan meludahi kepala atau gaun putrinya sebelum menikah sebagai simbol keberuntungan.
5. India: Sepatu Pengantin Pria Disembunyikan
Dalam pernikahan tradisional India, keluarga pengantin wanita biasanya mencuri sepatu mempelai pria saat prosesi berlangsung. Untuk mendapatkan kembali sepatunya, pengantin pria harus memberikan uang atau hadiah.
6. China: Pengantin Wajib Menangis
Di beberapa wilayah China, pengantin wanita diwajibkan menangis selama beberapa hari sebelum hari pernikahan. Ritual ini dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga sekaligus simbol kebahagiaan.
7. Jepang: Minum Sake Bersama Keluarga
Tradisi san-san-kudo di Jepang dilakukan dengan cara pengantin dan keluarga saling meminum sake dari tiga cangkir berbeda. Ritual ini melambangkan penyatuan dua keluarga besar.
8. Korea: Memberikan Angsa Kayu
Di Korea, pasangan pengantin bertukar angsa atau bebek kayu sebagai lambang kesetiaan dan komitmen dalam pernikahan.
9. Korea Selatan: Kaki Pengantin Dipukul
Setelah upacara selesai, beberapa daerah di Korea Selatan memiliki tradisi memukul telapak kaki mempelai pria menggunakan tongkat atau ikan kering. Ritual ini dipercaya menguji kekuatan dan ketangguhan sang suami.
10. Malaysia: Dilarang ke Kamar Mandi
Suku Tidong di Kalimantan memiliki tradisi unik, yaitu melarang pengantin pergi ke kamar mandi selama tiga hari setelah menikah. Tradisi ini dipercaya dapat membawa keberuntungan dan keharmonisan rumah tangga.










