Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan soal reshuffle kabinet saat menghadiri panen raya udang vaname di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). Momen itu terjadi ketika Prabowo berinteraksi dengan warga dan sejumlah pejabat yang hadir dalam acara tersebut.
Awalnya, Presiden menyapa beberapa tokoh yang mendampinginya, mulai dari Sekretaris Kabinet hingga jajaran TNI, Polri, dan kementerian.
Baca juga: Prabowo Panen Raya Udang Vaname Seluas 100 Hektare di Kebumen
“Saskab? Ada? Oh. Saya, saya enggak mau sebut Saskab karena, tiap saya sebut namanya, lebih teriak. Ya kan? Teddy Indra Wijaya,” kata Prabowo disambut sorakan warga.
Ia kemudian menyebut sejumlah pejabat lainnya yang hadir, seperti Komandan Paspampres Mayor Jenderal Edwin, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.“Iya. Ada lagi Wakil Menteri Komunikasi dan Digitalisasi, Saudara Angga, Angga Raka Prabowo. Namanya Prabowo juga. Habis itu ada juga Kapolri namanya Listyo Prabowo juga itu. Panglima TNI Agus Subiyanto. Makanya duduknya selalu harus, Listyo harus di kanan, Agus Subiyanto di kiri. jadi bisa dipanggil Prabowo Subiyanto,” ujarnya yang kembali memancing tawa hadirin.
Baca juga: Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Candaan berlanjut ketika Prabowo hendak menyebut lokasi acara. Ia sempat mengira dirinya berada di Desa Karangduwur sebelum dikoreksi oleh warga yang menyebut lokasi sebenarnya adalah Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan.
“Jadi terima kasih saya diundang ke sini. Desa Karangduwur. (tegal retno). Sini, sini, sini, sini. Apa?” kata Prabowo.Warga kemudian menjawab, “Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan.”
Prabowo lalu memastikan kembali nama wilayah tersebut.
“Petanahan? Kecamatan Petanahan, Desa?”
“Tegalretno,” jawab warga.
Mendengar hal itu, Prabowo lantas menyinggung Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan yang sebelumnya disebut salah menyampaikan nama desa.“Tegalretno. Waduh, ini. Menko tadi salah. Salah nama. Perlu di-reshuffle enggak kira-kira? Hah? Jangan? Oh, untung rakyat sayang sama kamu. Matur nuwun. Minta maaf,” ujar Prabowo yang disambut gelak tawa warga.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang mengundangnya menghadiri panen raya udang tersebut.
“Jadi saya lihat diundang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan ya, Pak Sakti Wahyu Trenggono. Ya kalau pejabat jangan sebut, rakyat yang harus tahu. Beliau asli orang mana? Orang Boyolali. Jawa Tengah,” kata Prabowo.
Selain berkelakar, Prabowo juga kembali mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Kabupaten Kebumen. Menurutnya, daerah tersebut memiliki hubungan khusus dengan keluarganya karena almarhum ayahnya lahir di wilayah itu.
“Jadi Kebumen ini ada hubungan khusus sama saya karena almarhum ayahanda saya lahir di Kebumen ini, di sini. Lahirnya di, ada pabrik gula ya. Pabrik gula yang sudah sekarang katanya jadi hotel katanya, bener ya? (iya),” ujar Prabowo.










