JCB Hydromax, Mesin Hidrogen 1.600 HP Siap Pecahkan Rekor Dunia

JCB Hydromax, Mesin Hidrogen 1.600 HP Siap Pecahkan Rekor Dunia

Otomotif | sindonews | Selasa, 19 Mei 2026 - 21:30
share

Perusahaan teknik Inggris yang terkenal, JCB, kini siap membuat sejarah baru dengan memperkenalkan Hydromax, mesin bertenaga hidrogen khusus yang dikembangkan untuk mencoba memecahkan rekor kecepatan darat dunia di Bonneville Salt Flats, AS.

Proyek ini hadir hampir dua dekade setelah kesuksesan JCB Dieselmax yang mencatat rekor kecepatan 350,092 mph (563 km/jam) pada tahun 2006 menggunakan mesin diesel.

Pada saat itu, mesin tersebut dikemudikan oleh Andy Green, orang pertama dan satu-satunya yang pernah menembus kecepatan suara di darat.

Sekarang, Andy Green kembali bersama JCB untuk mengoperasikan Hydromax, mesin sepanjang 32 kaki yang menggunakan mesin pembakaran internal hidrogen.

Tidak seperti banyak produsen lain yang memilih teknologi sel bahan bakar, JCB mengambil pendekatan yang berbeda dengan menggunakan mesin pembakaran hidrogen.

Teknologi ini menggunakan dasar mesin pembakaran internal konvensional, tetapi dimodifikasi untuk menggunakan hidrogen sebagai bahan bakar utama.Menurut JCB, pendekatan ini lebih cocok untuk aplikasi tugas berat karena masih mempertahankan karakteristik mesin tradisional sambil menawarkan tingkat daya tahan yang lebih praktis.

Hydromax dikembangkan setelah lima tahun penelitian dengan investasi hingga £100 juta (RM640 juta).

Mesin ini menggunakan dua mesin hidrogen berdasarkan unit produksi nyata dengan daya gabungan sekitar 1.600 hp.

JCB mengklaim bahwa Hydromax lebih ringan, lebih bertenaga, dan lebih cepat daripada Dieselmax, menjadikannya kandidat serius untuk mencetak rekor baru.

Pengembangan proyek ini juga mendapat dukungan dari perusahaan teknik ternama seperti Prodrive dan Ricardo.Sebelum dibawa ke Amerika Serikat, Hydromax akan menjalani pengujian awal di Inggris.

Setelah itu, JCB akan berpartisipasi dalam Bonneville Speed Week, acara balap kecepatan darat paling terkenal di dunia yang diselenggarakan oleh Southern California Timing Association.

Dataran Garam Bonneville cukup terkenal di dunia otomotif karena permukaannya yang luas dan datar, menjadikannya lokasi ideal untuk upaya kecepatan ekstrem.

JCB juga berencana untuk mengejar rekor resmi yang diakui oleh Fédération Internationale de l’Automobile (FIA).

Menurut JCB, Hydromax bukan hanya proyek untuk memecahkan rekor kecepatan dunia.Sebaliknya, ini juga merupakan platform untuk membuktikan bahwa teknologi mesin pembakaran hidrogen masih memiliki potensi besar untuk masa depan industri berat.

JCB percaya bahwa teknologi ini dapat menjadi alternatif yang lebih praktis untuk sektor-sektor seperti mesin konstruksi, truk berat, dan aplikasi industri yang tidak dapat sepenuhnya bergantung pada baterai listrik.

Saat ini, perusahaan telah memproduksi beberapa mesin konstruksi bertenaga hidrogen sebagai bagian dari pengembangan teknologi emisi rendah mereka.

Hydromax juga dilihat sebagai demonstrasi kemampuan mesin pembakaran hidrogen untuk menawarkan kinerja tinggi tanpa menghasilkan emisi karbon dari knalpot.

Pengumuman proyek Hydromax dilakukan seiring dengan perluasan operasi global JCB, termasuk pembangunan fasilitas manufaktur baru senilai USD 500 juta di San Antonio, AS.Pabrik tersebut diharapkan dapat memproduksi berbagai peralatan untuk pasar Amerika Utara dan menciptakan sekitar 1.500 lapangan kerja.

Selain Dieselmax, JCB sebelumnya telah mencetak beberapa rekor lain, termasuk traktor tercepat di dunia dengan kecepatan 135,191 mph dan backhoe loader tercepat di dunia dengan kecepatan 72,58 mph.

Melalui Hydromax, JCB kini ingin membuktikan bahwa performa ekstrem tidak harus bergantung sepenuhnya pada bahan bakar fosil.

Topik Menarik