IHSG Hari Ini Dibuka Terkapar ke 6.763 usai Terhembas Pengumuman Indeks MSCI

IHSG Hari Ini Dibuka Terkapar ke 6.763 usai Terhembas Pengumuman Indeks MSCI

Ekonomi | sindonews | Rabu, 13 Mei 2026 - 09:35
share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (13/5/2026) dibuka semakin terkapar ke level 6.763. Pelemahan ini sejalan dengan hasil pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang mengeluarkan beberapa saham dari indeks mereka.

Data perdagangan hingga pukul 09.07 WIB, indeks terkoreksi 1,55 ke level 6.752 atau turun 106,39 poin dibanding pentutupan sebelumnya. Indeks sempat menyentuh level tertingginya 6.787 dan level terendah di 6.741.

Pada sesi pembukaan IHSG, tercatat 9,53 miliar lembar saham di transaksikan dengan nilai Rp2,6 triliun. Adapun 177 emiten saham menguat, 351 saham tertekan, dan 431 yang stagnan. Baca Juga: 6 Saham RI Terdepak dari Indeks MSCI, Ini Daftarnya

Berdasarkan setoral, pelemahan indeks tertekan oleh sektor bahan yang mengalami koreksi paling dalam yaitu 2,95. Kemudian diikuti oleh infrastruktur melemah 1,94, sektor kesehatan melemah 1,21, sektor non primer tertekan 1,42, sektor energi tertekan 1,17.

Selanjutnya sektor keuangan, primer, properti, dan teknologi, masing-masing tertekan di bawah 1. Hanya ada 2 sektor yang hijau, yaitu sektor transportasi dan sektor perindustrian, masing-masing naik 3,26 dan 0,82.

Sementara penghuni top losers pada sesi awal perdagangan ini sejumlah saham yang dikeluarkan dari indeks MSCI. Misalnya MSIN tertekan 14,07 ke level 580, TPIA tertekan 13,27 ke level 4.380, CUAN tertekan 11,11 ke level 840, MORA tertekan 10,78 ke level 6.825, dan DSSA tertekan 10,73 ke level 1.040.

Baca Juga: Apa Itu MSCI? Mengapa Pengumumannya Bisa Mempengaruhi Pasar Saham Indonesia

Adapun penghuni top gainers pada pagi ini diisi oleh SWID menguat 26,85, KOPI menguat 24,56 ke level 284, ELPI menguat 24,54 ke level 2.030, KONI naik 20,91 ke level 3.470, dan ALKA menguat 18,92 ke level 660.

Sebelumnya MSCI mengumumkan sejumlah saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks antara lain, PT Amman Mineral Internasional (AMMN), PT Barito Renewables Energy (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT). Pada pengumuman tersebut, MSCI juga memasukan satu emiten dalam global small indeks. Satu-satunya emiten yang masuk sebagai konstituen tersebut yakni PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).

Pada pengumuman MSCI Global Small Cap Indexes tersebut juga, setidaknya ada 13 saham Indonesia yang dikeluarkan dari konstituen. Antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra Agro Lestari (AALI), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI).

Selain itu ada PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC), PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), serta PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Topik Menarik