Korea Utara Menguji Kapal Perusak Choe Hyon Baru
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un dan putrinya Kim Ju-ae menghadiri acara uji coba kesiapan tempur dan kemampuan operasional kapal perusak Choe Hyon berbobot 5.000 ton. Kabar itu menurut laporan media Korea Utara.
Pemimpin negara itu memerintahkan untuk menyerahkan kapal tersebut ke Angkatan Laut pada pertengahan Juni. Dua kapal Choe Hyon diresmikan pada tahun 2025.
Pada April 2025, negara itu melakukan uji coba rudal jelajah untuk kapal-kapal tersebut.
Menurut rencana pengembangan Angkatan Laut lima tahun baru Korea Utara, negara itu menargetkan untuk mendapatkan 12 kapal perusak kelas tersebut pada tahun 2032.
Korut terus meningkatkan kemampuan tempur negara itu. Akademi Ilmu Pertahanan dan Administrasi Rudal DPRK melakukan serangkaian uji coba sistem senjata utama pada tanggal 6-8 April, menurut laporan KCNA.Uji coba tersebut termasuk senjata elektromagnetik, bom serat karbon, dan hulu ledak rudal taktis, serta verifikasi sistem rudal anti-pesawat jarak pendek bergerak.
Rp1.696 Triliun Menguap Sia-siap, Siapa Orang Terkaya di Dunia yang Rugi Akibat Perang Iran?
“Rudal balistik taktis Hwasongpho-11 Ka, yang dilengkapi dengan hulu ledak kluster, dapat menghancurkan hingga menjadi abu target apa pun yang meliputi area seluas 6,5-7 hektar dengan daya ledak tertinggi," kata laporan itu.
Badan tersebut menekankan uji coba tersebut merupakan bagian dari upaya rutin untuk terus mengembangkan dan meningkatkan angkatan bersenjata Korea Utara dan memperkuat pertahanan nasional.
Baca juga: Takut Infiltrasi Iran, Militer Israel Nonaktifkan Sistem Pelacakan Rudal









