Erupsi Gunung Dukono, BNPB Sebut 2 WNA Masih dalam Pencarian

Erupsi Gunung Dukono, BNPB Sebut 2 WNA Masih dalam Pencarian

Nasional | sindonews | Jum'at, 8 Mei 2026 - 17:13
share

Dua Warga Negara Asing WNA) terdampak meletusnya Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, masih dalam pencarian. Pencarian dilakukan oleh tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, berdasarkan pendataan sementara, total terdapat 20 orang pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono.

"Terdiri dari sembilan warga negara asing (WNA) asal Singapura, tiga orang warga dari Ternate dan delapan warga lokal dari wilayah sekitar," ungkap Aam, sapaan Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Hingga saat ini, kata Aam, sebanyak 14 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Rinciannya:Korban selamat warga negara asing 1. T.Y.M.E. (L) usia 30 tahun2. O.S.S. (P) usia 37 tahun3. P.L. (P) usia 33 tahun4. L.H.E.I. (P) usia 31 tahun5. T.J.Y.G. (P) usia 30 tahun6. L.Y.X.V. (P) usia 30 tahun7. L.S.D. (L) usia 29 tahun.

Ketujuh orang tersebut merupakan warga negara Singapura.Korban selamat Warga Negara Indonesia (WNI) 1. B.B. (L) usia 24 tahun2. Y. (L) usia 23 tahun3. S. (L) usia 26 tahun4. A. (L) usia 22 tahun5. H. (L) usia 26 tahun6. F.N. (P) usia 27 tahun7. R.I. (P) usia 29 tahun.

"Hingga Jumat siang masih terdapat dua orang pendaki WNA yang dinyatakan dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, yakni H.W.Q.T. (L) usia 30 tahun dan S.M.B.A.H. (L) usia 27 tahun," ungkap Aam.

Baca Juga: Gunung Dukono Erupsi, BNPB: Lima Pendaki Luka-luka

Berdasarkan informasi dari Pengamat Gunung Api Dukono yang turut mendampingi proses evakuasi, pada pukul 14.10 WIB, operasi pencarian sempat dihentikan sementara demi keselamatan personel di lapangan akibat adanya potensi lontaran lava pijar dengan jangkauan mencapai sekitar 1,5 kilometer dari puncak kawah. Saat itu seluruh tim evakuasi dilaporkan berada di Pos 5 sambil menunggu kondisi aktivitas vulkanik lebih aman untuk melanjutkan pencarian.

Selanjutnya, Aam mengatakan bahwa pada pukul 15.25 WIB, berdasarkan laporan langsung Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara, pencarian kembali dilanjutkan dan tim SAR gabungan saat ini dibagi menjadi dua titik pencarian.Tim pertama yang dipimpin langsung Kalaksa BPBD Halmahera Utara melakukan penyisiran jalur pendakian menuju puncak gunung dan kini berada pada jarak kurang lebih 500 meter dari puncak.

Dalam upaya tersebut, tim menggunakan pesawat nirawak atau drone untuk memantau kondisi dari udara guna meningkatkan keamanan dan efektivitas pencarian, mengingat aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung dengan intensitas yang fluktuatif.

Aam memastikan bahwa tim kedua melakukan penyisiran di wilayah aliran sungai yang berada di dekat kawasan puncak gunung. Penyisiran dilakukan untuk mencari dua warga negara asing yang hingga kini masih dinyatakan hilang dan belum berhasil ditemukan.

Proses penanganan darurat melibatkan BPBD, Basarnas, TNI/Polri, Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, tenaga medis dan unsur relawan setempat.

"BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas pendakian di kawasan Gunung Dukono selama aktivitas vulkanik masih meningkat serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan PVMBG demi keselamatan bersama," imbaunya.

Topik Menarik