Kemenkes Terapkan Label Nutri Level, dr. Gia: Pilih yang A untuk Anak

Kemenkes Terapkan Label Nutri Level, dr. Gia: Pilih yang A untuk Anak

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 7 Mei 2026 - 20:05
share

Influencer kesehatan sekaligus dokter umum, dr. Gia Pratama mengajak masyarakat khususnya para orang tua untuk memberikan contoh kepada anak-anak dengan membeli minuman berlabel nutri level A.

dr. Gia mengatakan, langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kasih sayang kepada anak-anak. Mengingat, minuman dengan label nutri level A sangat aman dan sehat untuk dikonsumsi serta tidak memiliki kandungan gula yang tinggi. Sehingga sangat cocok dikonsumsi dan diberikan kepada anak-anak. Apalagi, anak-anak sejatinya pasti mencontoh apa yang dilakukannya orang tuanya.

“Diharapkan orang tua kalau sudah jajan, masa iya mau ngasih anaknya yang D terus. Kalau sudah ada kayak gini, ya sudah bagus, orangtua pasti ngikut. Dan buat para orangtua, asah asih asuh itu salah satu dengan lead by example dengan menggunakan contoh,” kata dr. Gia saat diwawancarai di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga : Menkes Ungkap Cara Membaca Label Nutri-Level pada Minuman

Kementerian Kesehariannya sendiri sebelumnya telah menerbitkan aturan pemberian label nutri level pada produk minuman. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/301/2026. Aturan label nutri level sendiri menyarankan agar para penjual atau produsen minuman bisa menempelkan label tingkatan atau indikator kandungan nutrisi dari minuman tersebut. Indikator itu terdiri dari level A hingga D yang menunjukan tingkat kesehatan dalam kandungan minuman tersebut.

“Masa kita nilainya mau D terus, maunya kan kalau kuliah A terus kan. Nah masa makanan juga nggak mau A terus, berarti kita harusnya ke makanan yang A, yang betul-betul konsumsi,” ucap dia.

Lebih lanjut, dr. Gia optimis kebijakan pemberian label nutri level itu bisa membantu menekan angka berbagai penyakit. Seperti obesitas, diabetes dan gagal ginjal yang hari ini sudah banyak dirasakan juga oleh anak-anak muda.

Baca Juga : Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR“Iya, kalau nanya optimis pasti kalau nanya ke dokter Gia pasti sangat optimis dan akan membantu, karena apa kita mau terus-terusin angka diabetesnya naik terus, apa kita mau terus-terusin angka gagal ginjal naik terus,” ungkap dr. Gia.

Di sisi lain ia juga menyinggung soal stabilisasi keuangan BPJS yang menanggung seluruh biaya pengobatan ketiga penyakit tersebut. “Kita kan sakit bayar BPJS kan uang patungan kita semua, pada bayar BPJS semua kan? Uang kita semua itu kita memiliki BPJS uang BPJS itu habis buat cuci darah dan lain-lain. Apa mau diterus-terusin? Nggak akan sanggup, mau iurannya naik atau gimana, nggak kan?,” tambah dia.

Maka dari itu, ia mengajak agar masyarakat bisa menerapkan gaya hidup sehat atau selangkah lebih sehat dengan mengkonsumsi minuman berlabel nutrisi A.

“Makanya kita harus jagain BPJS kita tetap bagus, keuangannya dengan cara tidak banyak yang jatuh sakit. Iya, akhirnya sudah maju ke tingkat kebijakan sekarang dengan nutri level itu,” pungkas dr. Gia.

Topik Menarik