SMMPTN Barat 2026 Jadi Alternatif SNBP dan SNBT, Itera Siapkan 41 Prodi

SMMPTN Barat 2026 Jadi Alternatif SNBP dan SNBT, Itera Siapkan 41 Prodi

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 7 Mei 2026 - 16:02
share

Pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Barat (SMMPTN-Barat) 2026 resmi dibuka mulai 4 Mei hingga 11 Juni 2026. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi SMMPTN Barat.

Institut Teknologi Sumatera (Itera) menjadi salah satu perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi dalam seleksi mandiri bersama tersebut dengan menawarkan 41 program studi bagi calon mahasiswa baru.

Baca juga: SMMPTN Barat 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Biaya, dan Daftar 27 PTN Peserta

Pada penerimaan tahun ini, Itera menyediakan sekitar 5 persen kuota jalur mandiri, termasuk melalui SMMPTN-Barat, dari total daya tampung mahasiswa baru tahun 2026 sebanyak 5.260 orang. Jalur ini menjadi kesempatan alternatif bagi peserta yang belum lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

SMMPTN-Barat 2026 merupakan seleksi mandiri berbasis konsorsium yang digelar oleh Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat). Program seleksi ini telah berjalan sejak 2017 dan tahun ini diikuti oleh 27 perguruan tinggi negeri yang berada di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa bagian barat.Baca juga: ITS Buka Jalur Mandiri SMITS FLAT dan ACE 2026, Bebas Uang Pangkal di Jalur Beasiswa

Koordinator Bidang Sosialisasi dan Promosi SMMPTN-Barat 2026, Ahmada Bahrudin dari ISI Padangpanjang menjelaskan bahwa SMMPTN-Barat hadir sebagai jalur seleksi mandiri bersama untuk memperluas kesempatan calon mahasiswa masuk perguruan tinggi negeri.

Menurutnya, proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas melalui sistem ujian tulis berbasis komputer. "SMMPTN-Barat dapat menjadi solusi bagi peserta yang belum berhasil pada jalur SNBP maupun SNBT, sekaligus menjaga kualitas dan objektivitas seleksi masuk PTN," katanya, dikutip dari laman Itera, Kamis (7/5/2026).

Materi ujian SMMPTN-Barat 2026 terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. TPS meliputi penalaran umum, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan kuantitatif, serta pengetahuan dan pemahaman umum. Sementara Tes Literasi mencakup literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta penalaran matematika.

Secara keseluruhan, SMMPTN-Barat 2026 menyediakan 1.013 program studi dengan total kuota mencapai 20.035 calon mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi negeri peserta. Peserta juga diberikan kesempatan memilih maksimal dua program studi tanpa dibatasi lokasi perguruan tinggi tempat mengikuti ujian.

Topik Menarik