Rustini Muhaimin Ajak Perempuan dan Generasi Muda Rawat Ekosistem Alam
Pembina DPP Perempuan Bangsa Rustini Muhaimin mengajak semua komponen bangsa untuk merawat ekosistem alam. Hal itu disampaikan Rustini saat memimpin langsung aksi bersih-bersih kawasan wisata Ranupani serta kegiatan penanaman pohon di kawasan Ranu Regulo, Lumajang, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang menggandeng Tera Volunteer bersama ratusan kader Perempuan Bangsa itu menjadi bagian dari gerakan kepedulian lingkungan yang menekankan peran aktif perempuan dalam menjaga kelestarian alam. Dia menganggap, kawasan ini bukan saja indah secara visual, tetapi juga memiliki peran vital sebagai salah satu paru-paru Pulau Jawa.
“Aksi hari ini adalah simbol kepedulian kita terhadap kelestarian alam, khususnya di kawasan wisata Ranupani dan Ranu Regulo. Ini merupakan langkah nyata untuk mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah kaki Gunung Semeru,” ujarnya.
Baca juga: Tanggapi Amien Rais, Agus Jabo Ingatkan Jangan Jadikan Prasangka dan Kebencian sebagai Alat Politik
Ia menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bersama. Menurutnya, Ranupani dan Regulo harus terus dijaga agar tetap hidup, hijau, dan memberi manfaat bagi generasi kini dan mendatang.“Dan siapa pun yang ke sini, tolong dijaga betul lingkungannya, jangan buang sembarang karena Ranupani dan Regulo ini bukan tempat sampah. Mari kita jaga bersama agar ekosistem di sini tetap menarik dan bisa dinikmati generasi penerus kita nanti,” tambahnya.
Rustini juga mengingatkan bahwa tantangan seperti perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan persoalan sampah tidak bisa lagi ditunda penanganannya. Ia berharap gerakan ini dapat terus berkembang dan menjadi budaya kolektif di masyarakat.
“Kita tidak bisa lagi menunggu. Ini adalah realitas yang harus dijawab dengan tindakan nyata. Saya mengajak masyarakat, wisatawan, dan generasi muda untuk ikut ambil bagian—mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, dan menjaga ekosistem sekitar,” tegasnya.
Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin, 11 Titik Hangus dan Lahan 4,2 Hektare Rusak
Sementara itu, Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, melainkan upaya membangkitkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Ranupani dan sekitarnya.
“Kami berterima kasih atas seluruh dukungan terhadap kegiatan ini. Ranupani adalah desa yang indah, berada di lereng Semeru, subur, dan menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat sekitar, termasuk sebagai penyedia sumber pangan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik gerakan berkelanjutan dalam menjaga kawasan wisata alam sekaligus memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen bangsa dalam merawat lingkungan.










