Trump Hadapi Tekanan Besar untuk Akhiri Perang Iran yang Mahal, AS Ingin Klaim Kemenangan Sepihak

Trump Hadapi Tekanan Besar untuk Akhiri Perang Iran yang Mahal, AS Ingin Klaim Kemenangan Sepihak

Global | sindonews | Rabu, 29 April 2026 - 21:30
share

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi tekanan politik yang meningkat untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Perang itu telah menjadi beban berat bagi Gedung Putih, demikian laporan Reuters, mengutip pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut.

Menurut laporan yang diterbitkan pada hari Selasa (28/4/2026), badan intelijen AS sedang mempelajari bagaimana Iran akan merespons jika Trump menyatakan kemenangan sepihak dalam perang yang telah berlangsung selama dua bulan dan telah menewaskan ribuan orang serta menjadi beban politik bagi pemerintahan.

Atas permintaan pejabat senior, badan intelijen menganalisis skenario ini untuk menilai implikasi dari potensi penarikan AS dari konflik tersebut.

Para penasihat telah memperingatkan bahwa melanjutkan perang dapat menyebabkan kerugian besar bagi Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu yang dijadwalkan pada bulan November.

Sumber-sumber mengatakan kepada Reuters bahwa badan intelijen telah mencapai penilaian awal setelah kampanye militer awal pada bulan Februari. Penilaian tersebut menemukan, "Jika Trump menyatakan kemenangan dan pasukan AS menarik diri dari wilayah tersebut, Iran kemungkinan akan menganggap itu sebagai kemenangan mereka sendiri."

“Jika Trump malah mengatakan AS telah menang tetapi mempertahankan kehadiran pasukan yang besar, Iran kemungkinan akan melihatnya sebagai taktik negosiasi, tetapi bukan taktik yang akan mengarah pada berakhirnya perang,” tambah sumber tersebut.

Baca juga: Bandara Utama Teheran Kembali Dibuka setelah Tutup 57 Hari karena Perang

Topik Menarik