Perjalanan KA dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir Dibatalkan Imbas Tabrakan di Stasiun Bekasi
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta masih membatalkan sejumlah perjalanan kereta api pada Rabu (29/4/2026). Pembatalan ini merupakan dampak lanjutan dari proses normalisasi operasional pascainsiden tabrakan kereta di wilayah Bekasi.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan yang masih terjadi.
“KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf atas masih adanya pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada hari ini. Hal ini merupakan bagian dari upaya normalisasi rangkaian guna memastikan perjalanan kereta api selanjutnya dapat berjalan dengan tepat waktu, aman dan lancar,” ujar Franoto.
Baca juga: Tangis Keluarga Pecah! 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta Diserahkan di RS Polri Kramat Jati
Adapun sejumlah perjalanan yang dibatalkan hari ini meliputi keberangkatan dari Stasiun Pasarsenen dan Stasiun Gambir. Dari Pasarsenen, KA yang dibatalkan antara lain KA Brantas tujuan Blitar, KA Jayakarta tujuan Surabaya Gubeng, KA Majapahit tujuan Malang, KA Bogowonto tujuan Lempuyangan, serta KA Bangunkarta tujuan Jombang.Sementara dari Gambir, perjalanan yang dibatalkan mencakup KA Parahyangan tujuan Bandung, KA tambahan tujuan Yogyakarta, serta KA Purwojaya tujuan Cilacap.
Lihat video: TRAGIS! Tabrakan Kereta Dahsyat di Bekasi, 15 Korban Meninggal Dunia
Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 bagi pelanggan yang terdampak pembatalan, yang dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan. Selain itu, pelanggan juga diberikan opsi untuk menjadwalkan ulang atau mengganti perjalanan dengan kereta lain yang tersedia.KAI menyatakan terus melakukan normalisasi perjalanan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan dan pelayanan, serta berharap operasional segera kembali normal.
“Kami memastikan seluruh pelanggan yang terdampak pembatalan akan mendapatkan pengembalian dana secara penuh atau difasilitasi untuk menggunakan perjalanan KA lainnya sesuai ketersediaan,” tambah Franoto.










