Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Syahganda Nainggolan: Dia Akan Bertarung Lawan Oligarki

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Syahganda Nainggolan: Dia Akan Bertarung Lawan Oligarki

Nasional | sindonews | Selasa, 28 April 2026 - 11:53
share

Ketua Dewan Direktur Great Institute Syahganda Nainggolan menyambut baik terpilihnya salah satu pimpinan lembaga tersebut Moh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) dalam reshufle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4/2026) sore. Syahganda menyebut bahwa Jumhur akan bertarung melawan oligarki yang merusak lingkungan.

Menurut Syahganda, masuknya Jumhur Hidayat dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto bukan saja merepresentasikan kaum buruh, tetapi juga aktivis yang konsisten berada di jalur perjuangan. “Ini adalah perjuangan panjang dari para aktivis, keluar penjara, masuk penjara, keluar penjara, masuk penjara hingga menjadi menteri," kata Syahganda saat silaturahmi Great Institute dengan Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat di Sekretariat Great Institute, Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026) malam.

Syahganda mengaku dalam acara itu sebenarnya dirinya galau karena perjuangan buruh membuahkan posisi Menteri Lingkungan Hidup. Menurut Syahganda, Jumhur akan bertarung melawan oligarki yang merusak lingkungan. “Ini bukan soal jabatan tapi sebuah perang baru," tegas Syahganda.

Baca juga: Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Adhie Massardi: Tertibkan Penjahat Lingkungan!

Karena melawan oligarki, Syahganda melihat Presiden Prabowo memilih representasi buruh. “Jumhur adalah avand guard melawan oligarki," tegas Syahganda seraya meminta para aktivis yang hadir dalam silaturahmi itu terus mendukung Moh Jumhur Hidayat dalam melaksanakan tugasnya sebagai Menteri LH.

Dalam kesempatan sama, Menteri LH Moh Jumhur Hidayat mengaku tugasnya sangat berat karena menegakkan enviromental ethics di tengah arus kebutuhan investasi. "Ini tidak seperti Menteri PU atau menteri lainnya yang lebih disukai masyarakat karena fokusnya membangun," ujarnya.

Sementara dirinya sebagai Menteri LH berusaha menegakkan ethics yang diakibatkan oleh pembangunan itu sendiri. Namun, Jumhur mengaku dirinya siap menghadapi tantangan tersebut sebagaimana yang dilakukannya sebagai aktivis selama ini.

Untuk itu, Jumhur berharap dukungan dari sesama aktivis, para buruh dan seluruh masyarakat dalam menegakkan enviromental ethics itu. Acara silaturahmi itu turut dihadiri antara lain tokoh Malari Hariman Siregar, Rocky Gerung, Hilmi Rahman Ibrahim, Sunarti, Ardianto, Daeng Wahidin, Poppy Dharsono, dan Ahmad Yani.

Topik Menarik