Hanif Faisol Beberkan Alasan Presiden Prabowo Tambah Kursi Wamenko Pangan

Hanif Faisol Beberkan Alasan Presiden Prabowo Tambah Kursi Wamenko Pangan

Nasional | sindonews | Senin, 27 April 2026 - 18:16
share

Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto menambah kursi posisi Wamenko di Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan. Diketahui, Hanif dilantik sebagai Wamenko Pangan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Menurut Hanif, langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat Presiden Prabowo terhadap dinamika ketahanan pangan nasional. Dia menjelaskan bahwa penunjukan ini telah melalui pertimbangan matang agar koordinasi dalam merealisasikan program strategis pemerintah dapat berjalan lebih akseleratif.

Baca juga: Reshuffle Kabinet Jilid V: Dudung Jadi KSP, Qodari Kepala Bakom

“Pertimbangan Presiden mendalam dan sangat memperhatikan dinamika terjadi tentu penempatan kami di bawah Bapak Menko akan mendukung langkah pak Menko merealisasikan program unggulan Presiden,” ungkap Hanif kepada awak media usai dilantik.

Hanif menegaskan bahwa dirinya bersama tim akan langsung tancap gas untuk bekerja. Fokus utama dalam waktu dekat adalah mengawal program-program krusial, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo.

“Insya Allah kami langsung akan kerja keras, besok kami sudah mulai kerja MBG dan seterusnya kita akan sentuh dan minta arahan pak Menko langkah-langkah apa yang kita jadikan,” tambahnya.

Baca juga: Ini 6 Pejabat Baru yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet Jilid V

Ia optimistis dengan sinergi yang kuat di jajaran kementerian koordinator, hasil yang dicapai akan maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. “Insya allah dengan kerja keras menghasilkan hal yang terbaik,” kata Hanif.

Terkait detail pembagian tugas antara Menteri Koordinator dan Wakil Menteri Koordinator, Hanif menyebutkan bahwa hal tersebut akan segera diputuskan dalam waktu dekat.

“Segera nanti Pak Menko berikan (pembagian kerjanya),” pungkasnya.

Topik Menarik