UPN Jatim Tangkap Terduga Joki UTBK 2026, Modusnya Datang Telat!
Pusat UTBK UPN Veteran Jawa Timur (UPN Jatim) berhasil menangkap terduga joki pada pelaksanaan UTBK 2026 hari pertama, Selasa (21/4/2026). Koordinator pelaksana UTBK UPN Veteran Jawa Timur Eka Prakarsa mengungkapkan modus operansi terduga adalah dengan terlambat datang.
“Dia datang tergesa-gesa saat semua peserta sudah masuk dan mendekati waktu ujian, harapannya pengawas lengah, tidak melakukan screening dengan maksimal dan dia tetap bisa dipersilahkan masuk mengikuti ujian, ” lanjut Eka, dikutip dari laman UPN Veteran Jatim, Rabu (22/4/2026).
Baca juga: Unesa Jaga Integritas di UTBK SNBT 2026, Dugaan Kecurangan Telah Ditangani
2026 ini Panitia Pusat UTBK UPN Veteran Jawa Timur ini UPN Veteran Jatim melayani peserta UTBK sebanyak 10.339 orang dari berbagai daerah, dengan menyiapkan 680 komputer dan 10 komputer Cadangan disetiap sesinya. Selain itu UPN Veteran Jawa Timur juga menugaskan 30 orang teknisi terlatih dan 210 orang pengawas terlatih
Sesuai dengan prosedur baku yang ditetapkan Panitia Pusat UTBK, setiap peserta tetap diperkenan mengikuti ujian selama waktu pengerjaan ujian belum dimulai. Setiap peserta akan memasuki dua ruangan yaitu ruang transit dan ruang ujian. Di Ruang Transit setiap peserta akan menjalani pemeriksaan body checking dan verifikasi dokumen, sebelum memasuki ruang ujian.Baca juga: Ini Daftar Pusat UTBK 2026 yang Tersandung Kecurangan di Hari Pertama
“Karena kedatangannya mepet dengan waktu ujian, pengawas langsung mengarahkan pelaku ke ruang ujian dengan prosedur tetap melakukan body checking, dan verifikasi dokumen sebagai prosedur minimal, begitu datanya sama, kita persilahkan memasuki ruang ujian” lanjutnya.
Namun, saat memastikan kesamaan wajah, pengawas memiliki keraguan karena wajah pelaku berbeda dengan peserta terdaftar. Apalagi setelah melakukan pendalaman kasus melalui verifikasi dan konfirmasi dengan pihak sekolah asal.
“Dari awal masuk ruang pemeriksaan, peserta menunjukkan gelagat mencurigakan. Ia sering menutupi wajah lalu kita lakukan kroscek identitas dan ternyata berbeda”. ungkap Eka.
Baca juga: UGM Antisipasi Kecurangan UTBK SNBT 2026 dengan Teknologi dan Pengawasan BerlapisTernyata dugaan tidak meleset, yang bersangkutan diduga joki. Selanjutnya temuan Eka dilaporkan kepada Ketua pelaksana UTBK UPN Veteran Jatim untuk proses lebih lanjut.
Sementara itu, Euis Nurul Hidayah selaku Ketua Pelaksana UTBK UPN Veteran Jawa Timur menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia pusat penyelenggara UTBK dan memproses pelaku sesuai dengan ketentuan baku yang ditetapkan oleh panitia pusat. Selain itu, Euis juga telah berkoordinasi dan menyerahkan kasus tersebut pada pihak berwenang.
Menurut Euis, kasus semacam ini bukan yang pertama di UPN Veteran Jawa Timur, di tahun 2022 kampus Bela Negara itu juga pernah berhasil mengungkap sindikat pelaku kecurangan UTBK. Sejak itu, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan dan memperketat pengawasan UTBK.
“Kami sudah memetakan potensi-potensi kecurangan sejak awal. Pemetaan itu kami kaji dari evaluasi pelaksanaan UTBK dan isu-isu di tahun-tahun sebelumnya, sehingga kita kuatkan melalui sistem keamanan dalam pelaksanaan UTBK” pungkasnya.










