Terungkap, Modus Dugaan Penipuan Mukena Rp5,5 Miliar yang Dialami Ruben Onsu

Terungkap, Modus Dugaan Penipuan Mukena Rp5,5 Miliar yang Dialami Ruben Onsu

Gaya Hidup | sindonews | Rabu, 22 April 2026 - 15:39
share

Kabar kurang menyenangkan datang dari presenter Ruben Onsu. Mantan suami Sarwendah tersebut diduga menjadi korban penipuan berkedok kerja sama bisnis produksi mukena dengan nilai fantastis mencapai Rp5,5 miliar.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya membongkar modus operandi yang dilakukan oleh terduga pelaku berinisial PS.

Baca juga: Menu Favorit Buka Puasa Ruben Onsu, Kurma hingga Lontong Oncom

Menurut Minola, kasus ini bermula dari perkenalan kliennya dengam terduga pelaku melalui seorang rekan beberapa bulan sebelum momen Lebaran.

"Karena momentum mau Lebaran, Ruben melihat ini peluang bisnis yang bagus," ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini.Adapun modus yang digunakan pelaku, kata Minola, dengan meyakinkan Ruben bahwa ia bisa memfasilitasi produksi mukena dalam skala besar melalui PT Venteny Fortuna Indo. Baca Juga : Ruben Onsu Umrah Pertama setelah Mualaf, Ungkap Doa Haru di Tanah Suci

Pelaku juga sempat menyodorkan draf perjanjian kerja sama antarperusahaan dengan nilai kontrak yang menggiurkan, yakni sekitar Rp5,5 miliar.

Tak berhenti di situ, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan meminta sejumlah dana kepada Ruben secara bertahap. Alibi yang digunakan beragam, mulai dari uang muka produksi hingga biaya operasional untuk mencari bahan baku.

"Ruben beberapa kali diminta mentransfer uang. Dana itu disebut untuk pembayaran awal produksi hingga biaya entertain mencari pabrik dan bahan berkualitas," ungkap Minola.

Pembayaran tersebut dilakukan Ruben ke rekening pribadi pelaku serta rekening perusahaan yang diperkenalkan kepadanya. Namun, hingga hari raya Idul Fitri tiba, mukena yang dijanjikan tak kunjung diproduksi maupun dipasarkan.Kejanggalan mulai terendus saat Ruben mencoba menagih kejelasan proyek tersebut. Ia justru mendapati fakta bahwa uangnya tidak pernah disalurkan ke pabrik produksi.

"Uang dari Ruben sudah masuk, tapi tidak pernah diturunkan ke pabrik untuk produksi," tegas Minola.

Kini, sang pelaku pun sulit dihubungi dan diduga melarikan diri.

"Nomornya sudah tidak bisa dihubungi, orangnya seperti menghilang," ucap Minola.

"Kalau tidak ada penyelesaian, tentu langkah hukum bisa dipertimbangkan," pungkasnya

Topik Menarik