Gucci Siap Meluncurkan Kacamata Pintar Android XR

Gucci Siap Meluncurkan Kacamata Pintar Android XR

Teknologi | sindonews | Selasa, 21 April 2026 - 18:34
share

Kacamata pintar paling premium di pasaran saat ini adalah dari EssilorLuxottica dan Meta.

Mereka mendominasi pasar dengan seri kacamata pintar Ray-Ban dan Oakley mereka.

Setelah ini, persaingan akan semakin ketat setelah CEO Gucci, Luca de Meo, mengkonfirmasi bahwa mereka akan memasuki pasar yang sama mulai tahun 2027 bekerja sama dengan Google.

Merek fesyen mewah, Gucci, mengkonfirmasi rencana untuk memasuki pasar perangkat wearable dengan peluncuran kacamata pintar pertamanya yang ditargetkan untuk tahun 2027, seperti yang dilaporkan Amanz.

CEO Kering, Luca de Meo, mengatakan produk tersebut dikembangkan sebagai hasil kemitraan strategis dengan Google dan akan menggunakan sistem operasi Android XR, platform augmented reality yang diumumkan oleh Google pada tahun 2024.

Menurutnya, kacamata pintar ini diharapkan dapat mendukung penggunaan layar tampilan terintegrasi atau kontrol suara, selain berpotensi menawarkan pengalaman antarmuka pengguna (UI) dan tampilan visual yang lebih baik daripada perangkat yang ada.Langkah ini dilihat sebagai upaya Gucci untuk menembus segmen teknologi konsumen premium, sehingga menantang dominasi kolaborasi EssilorLuxottica dan Meta, yang saat ini mendominasi pasar kacamata pintar melalui merek Ray-Ban dan Oakley.

Google sebelumnya mengumumkan bahwa mereka akan mengungkapkan lebih banyak informasi tentang ekosistem Android XR bersamaan dengan acara Google I/O mendatang, dengan partisipasi mitra manufaktur lainnya termasuk Samsung dan beberapa merek kacamata internasional.

Selain itu, raksasa teknologi ini juga dilaporkan telah berinvestasi di perusahaan kacamata Warby Parker sebagai bagian dari persiapan untuk memperluas penawaran perangkat Android XR di masa mendatang.

Namun, meningkatnya penggunaan kacamata pintar yang dilengkapi kamera mulai menimbulkan kekhawatiran tentang privasi, khususnya mengenai risiko perekaman tanpa sepengetahuan atau izin dari individu lain.

Beberapa lembaga pendidikan juga dilaporkan telah melarang penggunaan perangkat tersebut selama ujian untuk mencegah kecurangan akademik, sementara di Tiongkok, terdapat laporan tentang penyewaan kacamata pintar untuk tujuan mencontek dalam mata pelajaran seperti bahasa Inggris dan matematika.

Topik Menarik