Wisuda ITS ke-133, Dalang Muda Penerima KIP Kuliah Jadi Wisudawan Terbaik

Wisuda ITS ke-133, Dalang Muda Penerima KIP Kuliah Jadi Wisudawan Terbaik

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 19 April 2026 - 14:08
share

1.770 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjalani prosesi wisuda ke-133, Sabtu (18/4/2026). Dari total 1.770 wisudawan, sebanyak 271 wisudawan di antaranya lulus dengan predikat Cum Laude.

Selain itu, 271 wisudawan di antaranya lulus dengan predikat cum laude, 106 wisudawan lulus dengan predikat Magna Cum Laude, dan 58 wisudawan berpredikat Summa Cum Laude.

Baca juga: Momen Haru Orang Tua Wisudawan ITS Terima Ijazah Anaknya yang Gugur saat Pengabdian

Selain dari itu, Adapun dari 128 wisudawan penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) terdapat sebanyak 30 lulusan berpredikat Cum Laude, tujuh wisudawan berpredikat Magna Cum Laude, dan satu orang dengan predikat Summa Cum Laude.

Pada program Sarjana (S1), gelar sebagai wisudawan terbaik disabet oleh Christopher Jason Santoso, seorang dalang muda dari Departemen Studi Pembangunan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Christopher juga menyandang gelar wisudawan terbaik penerima Beasiswa KIP-K yang kemudian disusul oleh Muhammad Tsaqif dari Departemen Statistika dengan IPK 3,87.Baca juga: ITS Kembangkan Bensin Sawit Rendah Emisi, Solusi Krisis BBM

Sementara itu, wisudawan terbaik pada jenjang Sarjana Terapan (D4) adalah Muhammad Fadhli dari Prodi Teknologi Rekayasa Manufaktur Departemen Teknik Instrumentasi dengan IPK 3,78. Tidak hanya itu, terdapat sembilan wisudawan program Magister (S2) dan tiga lulusan Doktor (S3) yang berhasil mendapatkan IPK sempurna 4.

Rektor ITS Prof Bambang Pramujati kepada seluruh wisudawan menyampaikan bangga dan penuh syukur kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studi dengan baik.

“Selamat atas pencapaian saudara semua, semoga ilmu yang diraih menjadi bekal menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya, melalui siaran pers, Minggu (19/4/2026).

, Bambang berpesan pada seluruh wisudawan agar tetap menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmunya supaya bermanfaat bagi bangsa dan negara. Ia juga menambahkan bahwa semangat juang wisudawan ITS tidak boleh padam agar bisa terus bersaing secara global. “Jaga nama baik almamater, amalkan ilmu, dan terus berjuang agar mampu memberi kontribusi terbaik bagi bangsa,” pesannya.

Topik Menarik