JK Tunjukkan Foto Jokowi Sungkem usai Dibawa ke Jakarta

JK Tunjukkan Foto Jokowi Sungkem usai Dibawa ke Jakarta

Nasional | sindonews | Sabtu, 18 April 2026 - 21:47
share

Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla (JK) heran dengan para pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang seolah menuduhnya melawan Jokowi pascaberkomentar tentang kasus ijazah Jokowi. Padahal, dialah yang telah membantu Jokowi menjadi Gubernur Jakarta dan Presiden dahulu.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo, untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," ujar JK, Sabtu (18/4/2026).

JK mengaku membawa Jokowi ke Jakarta untuk dicalonkan sebagai Gubernur Jakarta. JK sendiri yang menemui langsung mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri kala itu dan menyampaikan Jokowi merupakan orang yang baik.

Baca juga: JK Sarankan Jokowi Tunjukan Ijazah Asli: Tinggal Dikasih Lihat, Selesai!

"Saya bertemu itu Ibu Mega. Ibu, ini calon baik orang PDIP. Ah, jangan (kata Bu Mega), akhirnya beliau setuju. (Lalu setelah Pilgub) Jadilah gubernur. Nah ini (foto Jokowi sungkem padanya) waktu dia menang jadi gubernur, setelah ke Ibu Mega, datang sama saya ucapan terima kasih," tuturnya sambil menunjukkan foto Jokowi menyampaikan terima kasih padanya.Tak hanya itu, kata dia, Jokowi bisa menjadi Presiden RI dahulu pun tak lepas dari bantuannya pula. Bahkan, dia sampai diminta Megawati untuk menjadi Wapres mendampingi Jokowi lantaran Jokowi masih belum memiliki pengalaman sebagai Presiden RI.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden, coba lihat (foto Jokowi sungkem)," terangnya.

Lihat video: Dipolisikan Soal Ceramah UGM, JK: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan!

"Datang ke rumah ucapkan terima kasih karena setelah ke Ibu Mega dulu baru datang sama saya. Jangan bilang apa, saya yang bantu Jokowi. Tanya sama beliau. Kasih lihat foto ini. Itu masih pakai baju kotak-kotaknya," kata JK lagi.

Namun, tambahnya, para pendukung Jokowi tersebut malah menuduhnya melawan Jokowi pascaberkomentar tentang ijazah Jokowi. Padahal, komentar tersebut hanya berupa nasihat yang disampaikan orang yang lebih tua pada yang lebih muda sehingga kasus ijazah tersebut tak sampai berlarut-larut.

"Saya lebih tua dari dia. Jadi sebagai orang yang lebih senior, saya nasihati. Banyak yang mengatakan (pendukung Jokowi), apalagi Pak JK itu, apa kurangnya Pak Jokowi ke Pak JK sehingga begini? Apa saya tuduh Pak Jokowi? Ada gak? Saya tuduh gak? Ada gak? Saya lawan gak Pak Jokowi? Enggak. Kenapa tiba-tiba sensitif sekali, saya katakan, saya seniornya," katanya.

Topik Menarik