Respons Dokter Tifa soal Restorative Justice Berujung SP3 Rismon Sianipar, Sebut Itu Gimik

Respons Dokter Tifa soal Restorative Justice Berujung SP3 Rismon Sianipar, Sebut Itu Gimik

Nasional | sindonews | Sabtu, 18 April 2026 - 10:51
share

Dokter Tifauzia Tuassuma yang akrab disapa Dokter Tifa memberikan tanggapan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) dan gugurnya status tersangka Rismon Hasiholan Sianipar. Dia menilai keputusan ini bukanlah murni langkah hukum.

Dokter Tifa menduga bahwa langkah tersebut merupakan gimik atau cara agar para tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), seperti dirinya dan Roy Suryo juga mengajukan restorative justice (RJ).

Baca juga: Telusuri Gelar Rismon, Dokter Tifa Berencana Terbang ke Yamaguchi University Jepang

“Saya bisa membaca begini, SP3 Rismon itu dijadikan sebagai sebuah gimik atau sebuah offering kepada para tersangka ini agar mereka mau atau termasuk saya itu mau untuk mengajukan RJ ke Solo, kemudian mengajukan SP3 dan sebagainya," kata Tifa dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2026).

Meski demikian, Dokter Tifa mengaku kecewa atas perubahan keberpihakan Rismon yang akhirnya mengajukan restorative justice hingga mendapat SP3 dan menggugurkan status tersangkanya.

Padahal, ia merasa sudah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Rismon karena telah berjuang di garis yang sama dalam waktu yang cukup lama dalam mengusut tuntas kasus ijazah palsu Jokowi.

Baca juga: Berkas Perkara Roy Suryo dan Tifa terkait Ijazah Jokowi Dilimpahkan ke Kejati Jakarta

“Ya sebetulnya ini khusus ya kalau saya bicara tentang Rismon gitu ya, ya ada kekecewaan sangat mendalam dan juga saya sampaikan pada social media terutama Twitter, karena kami berangkat berjuang bersama-sama itu tanggal 15 April 2025," ucap dia.

Terlebih, sebelumnya ia juga merasa kagum terhadap sosok Rismon karena latar belakang pendidikan yang mumpuni dari Yamaguchi Jepang. Selama berinteraksi, ia mengaku sangat menghargai pencapaian akademik Rismon yang sering dibagikan dalam diskusi mereka.“Dan saya sangat yakin bahwa Rismon ini adalah seorang dokter, seorang master engineering dari Yamaguchi University dan itu berkali-kali dia sampaikan juga pada kami bagaimana dia cerita tentang dia kuliah dan meraih doktor dan masternya di Jepang," tutur dia.

Bahkan, Tifa sering menunjukan kedekatan dengan Rismon melalui berbagai hal sebagai sesama alumni dari almamater yang sama.

“Bahkan beberapa kali juga pada podcast kami bertiga menyanyi himne Gadjah Mada dengan sangat khidmat, jadi itu adalah sebuah kebanggaan gitu, saya yang bangga punya adik kelas, punya junior yang sepintar Rismon,” ungkap Tifa.

Dengan gugurnya status tersangka dan SP3 yang telah didapat karena mendapat restorative justice dari mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Dokter Tifa merasa kehilangan sosok rekan yang jenius dan membanggakan dalam pengusutan kasus tudingan ijazah palsu ini.

“Tapi kemudian ya kecewa gitu ya, sedih sekali,"pungkasnya.

Topik Menarik