Rusia Siap Bangun Gudang Penyimpanan BBM di Indonesia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan salah satu hasil kesepakatan dari kunjungan bersama Presiden Prabowo ke Rusia adalah rencana pembangunan gudang penyimpanan minyak di Indonesia. Bahlil menjelaskan, pembangunan storage BBM itu dilakukan dalam jangka panjang dengan skema kerjasama pemerintah dengan pemerintah atau G to G, serta B to B melalui PT Pertamina (Persero).
"Menyangkut dengan storage merupakan bagian daripada kesepakatan yang kemarin kita lakukan," kata Bahlil di Istana Negara Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga:Harga BBM Subsidi Tak Naik, Bahlil: Insyaallah Selama-lamanya
Bahlil mengaku belum bisa menyampaikan detail spesifik rencana investasi Rusia untuk membangun gudang penyimpanan BBM di RI. Sebab masih belum final dan memerlukan pembahasan lebih lanjut dengan pihak Rusia. "Tapi kalau untuk investasi kilang dan storage, itu masih dalam pembahasan angka sedikit lagi selesai ya," kata Bahlil.
Sebelumnya Bahlil mengungkapkan rencana pemerintah untuk membangun gudang penyimpanan minyak untuk ketahanan energi hingga 3 bulan. Adapun saat ini, ketahanan energi nasional baru berkisar 25-26 hari.Bahlil mengatakan, standar internasional untuk ketahanan energi nasional rerata berkisar 3 bulan. Sehingga Indonesia akan mengarah pada ketentuan internasional yang dimaksud dengan membangun storage baru.
"Makanya kita sekarang mau bangun storage untuk minimal 3 bulan. Kalau kita impor sebanyak itu kita mau taruh dimana? Itu kira-kira problem kita dan ini terjadi. Tidak usah menyalahkan siapa-siapa, memang faktanya begitu negara kita, dan kita harus perbaiki kan," kata Bahlil di Jakarta (3/3).
Baca juga:Indonesia Impor Minyak dari AS dan Rusia, Bahlil: Kita Ambil yang Menguntungkan Negara
Lebih jauh, Bahlil menyebut rencananya gudang penyimpan minyak itu akan berlokasi di pulau Sumatera. Saat ini proyek tersebut tengah dalam penyusunan FS (feasibility study) sebelum masuk dalam tahap konstruksi.
"FS lagi berjalan, dan ditargetkan di tahun ini pembangunannya sudah mulai dilakukan. Jangan tanya saya bulan apa ya, lokasinya di daerah Sumatera. Sumateranya pun jangan tanya saya di kabupaten apa," tambah Bahlil.










