Pertama Kali, Hizbullah Luncurkan Drone yang Sulit Terdeteksi di Israel

Pertama Kali, Hizbullah Luncurkan Drone yang Sulit Terdeteksi di Israel

Global | sindonews | Selasa, 14 April 2026 - 18:00
share

Stasiun penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan Hizbullah meluncurkan sekitar 40 drone ke arah Israel utara pada hari Senin, menyebabkan kerusakan yang signifikan. Di antaranya adalah drone yang dikerahkan untuk pertama kalinya, dilengkapi dengan sistem panduan optik yang membuatnya sulit dideteksi.

Menurut stasiun penyiaran tersebut, salah satu drone jatuh di permukiman Kiryat Shmona.

Dikatakan bahwa hanya sejumlah kecil drone yang berhasil dicegat, sementara sisanya mengenai sasaran, menyebabkan kerusakan berat, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Kan menambahkan drone baru ini dianggap sebagai sistem udara canggih, tahan terhadap peperangan elektronik dan sulit dideteksi atau dihentikan.

Dikatakan bahwa drone tersebut dapat bermanuver di dalam bangunan, membawa hingga 5 kilogram bahan peledak, dan mencapai jarak puluhan kilometer.

Secara terpisah, situs web Israel Globes melaporkan Hizbullah baru-baru ini mulai menggunakan drone FPV (first-person view) untuk menargetkan tank dan kendaraan lapis baja Israel di Lebanon selatan.

Baca juga: Arab Saudi Desak AS Kembali ke Perundingan Iran saat Rute Minyak Lainnya Terancam

Topik Menarik