Blunder di Coachella 2026, Sabrina Carpenter Tetap Dihujat Meski Sudah Minta Maaf

Blunder di Coachella 2026, Sabrina Carpenter Tetap Dihujat Meski Sudah Minta Maaf

Gaya Hidup | sindonews | Selasa, 14 April 2026 - 11:18
share

Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 tak hanya jadi sorotan karena aksi panggungnya, tetapi juga menuai kontroversi setelah interaksinya dengan penonton viral di media sosial. Sabrina dikritik usai reaksinya terhadap sebuah sorakan khas budaya Arab, Zaghrouta di panggung Coachella 2026.

Sabrina tampak bingung dan memberikan komentar sarkas saat mendengar sorakan tersebut dari arah penonton. Hal ini memicu kekecewaan penggemar, termasuk sebuah akun yang menyebut tindakannya tidak sopan.

“Jadi itu budaya kamu, yodeling? Ini kayak Burning Man ya? Apa yang terjadi? Ini aneh,” ucapnya sambil tertawa.

Baca Juga : Dituding Rasis ke Budaya Arab, Sabrina Carpenter Minta Maaf

Karena hal tersebut, Sabrina langsung dibanjiri komentar negatif di media sosial. Banyak netizen menilai sikap Sabrina kurang sensitif terhadap budaya lain.Namun ada juga sebagian lainnya yang menganggap itu hanya kesalahpahaman di momen spontan. Menanggapi kritik yang terus berdatangan, Sabrina akhirnya buka suara melalui media sosial X.

Ia menjelaskan bahwa reaksinya saat itu murni karena kebingungan dan tidak memahami situasi dengan jelas.

“Maaf, aku tidak melihat orangnya dengan jelas dan tidak bisa mendengar dengan baik. Reaksiku murni kebingungan dan sarkasme, bukan bermaksud buruk. Seharusnya bisa menangani ini dengan lebih baik,” tulisnya.

Baca Juga : BIGBANG Comeback di Coachella 2026, Rayakan 20 Tahun dengan Penampilan SpektakulerSabrina juga mengaku kini sudah memahami apa itu zaghrouta. Namun meski sudah menyampaikan permintaan maaf, respons netizen tetap terbelah.

“Sekarang aku tahu apa itu zaghrouta! Mulai sekarang aku menerima semua sorakan dan yodel,” lanjutnya.Sebagian masih kecewa dan menganggap penjelasan Sabrina tidak cukup. Ada pula yang membelanya dan menilai situasi tersebut sebagai kesalahpahaman yang dibesar-besarkan. Bahkan, ada juga yang menilai permintaan maaf justru memperkeruh situasi karena memicu kritik lanjutan dari warganet.

"Diamlah, kau bilang kau tidak suka ketika dia mengatakan itu budayanya, sekarang kau pura-pura menerima semuanya, sorak-sorai, dasar rasis sialan," tulis akun X @_mawa***.

"Takut diboikot? Lihat betapa cepatnya penggemarmu berbalik melawanmu hanya karena kamu berkulit putih. Menyedihkan," tulis akun X @groypere****.

Topik Menarik