Terbukti Bukan Negara Adidaya, Kanada Tak Ingin Lagi Tergantung dengan AS

Terbukti Bukan Negara Adidaya, Kanada Tak Ingin Lagi Tergantung dengan AS

Global | sindonews | Minggu, 12 April 2026 - 19:10
share

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan negaranya akan mengurangi ketergantungannya yang sudah lama pada AS dalam pengeluaran dan pengadaan militer. Dia berjanji untuk memperkuat industri dalam negeri dan memperluas kemitraan global.

Berbicara di konvensi nasional Partai Liberal di Montreal pada hari Sabtu, Carney mengatakan kepada para delegasi bahwa “masa-masa militer kita mengirimkan 70 sen dari setiap dolar ke Amerika Serikat telah berakhir,” yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari hadirin, menurut CTV.

Carney menekankan kedaulatan ekonomi dan persatuan nasional, sambil menguraikan rencana pemerintahannya untuk memprioritaskan material dan tenaga kerja buatan Kanada dalam proyek-proyek mendatang.

“Kita akan membangun Kanada yang kuat dengan baja Kanada, aluminium Kanada, kayu Kanada, dan pekerja Kanada,” katanya.

Perdana Menteri Kanada mengatakan kepada Forum Ekonomi Dunia bahwa apa yang disebut tatanan global yang dipimpin AS sedang runtuh, karena Washington mengubah kekuasaan, perdagangan, dan paksaan menjadi alat dominasi.

Carney juga menunjuk pada meningkatnya ketegangan perdagangan dengan Washington, termasuk tarif yang diperkenalkan di bawah Presiden AS Donald Trump.

Carney mengatakan tarif Trump secara luas dipandang sebagai ancaman langsung utama, tetapi menekankan bahwa tantangan yang lebih besar dan abadi adalah menjaga persatuan dan rasa kebersamaan yang sama.

Menyoroti kebijakan pemerintah “Beli Produk Kanada”, Carney mengatakan inisiatif tersebut akan membantu memperkuat komunitas di seluruh negeri dan mengurangi ketergantungan pada pasar eksternal. Ia menambahkan bahwa Kanada bertujuan untuk menggandakan ekspornya ke luar AS selama dekade berikutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Kantor Perwakilan Perdagangan AS mengkritik pendekatan pengadaan Kanada, menyebut kebijakan tersebut sebagai penghambat perdagangan.Strategi Industri Pertahanan Kanada yang baru diuraikan berupaya untuk mendiversifikasi kemitraan pertahanan di luar AS, termasuk kerja sama yang lebih erat dengan Uni Eropa dan Inggris.

Menurut strategi tersebut, hampir setengah dari produksi terkait pertahanan Kanada diekspor, dengan sekitar 69 dari ekspor tersebut saat ini menuju AS dan mitra Five Eyes lainnya.

Rencana tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan pangsa kontrak pertahanan yang diberikan kepada perusahaan domestik menjadi 70, yang mencerminkan dorongan Ottawa untuk meningkatkan kapasitas nasional di sektor tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Mark Carney memperingatkan bahwa apa yang disebut sistem pemerintahan global yang dipimpin AS sedang runtuh, didorong oleh sikap ekspansionis dan politik kekuasaan mentah dari pemerintahan Presiden Donald Trump.

Berbicara kepada elit politik dan keuangan di WEF di Davos, Swiss, pada hari Selasa, Carney menyampaikan pesan yang blak-blakan sehari sebelum Trump dijadwalkan hadir di pertemuan tersebut.Sejak memasuki politik Kanada tahun lalu, Carney telah berulang kali menekankan bahwa dunia tidak akan kembali ke era pra-Trump.

Selama pidatonya, ia kembali ke tema tersebut, menawarkan penilaian yang gamblang tentang kerusakan yang terjadi pada stabilitas global, tanpa menyebut nama presiden AS secara langsung.

“Kita berada di tengah-tengah keretakan, bukan transisi,” kata Carney. Ia mencatat bahwa Kanada telah mendapat manfaat dari tatanan internasional lama, termasuk dari “hegemoni Amerika,” tetapi memperingatkan bahwa sistem tersebut kini telah bergeser menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya.

“Sebut saja apa adanya: sistem persaingan kekuatan besar yang semakin intensif di mana yang terkuat mengejar kepentingan mereka menggunakan integrasi ekonomi sebagai paksaan,” katanya, menunjuk pada dunia di mana pasar dan perdagangan dipersenjatai daripada dibagi.

Carney memperingatkan terhadap gagasan bahwa negara-negara kecil dan menengah dapat melindungi diri mereka sendiri melalui kepatuhan kepada kekuatan dominan. Kepatuhan, katanya dengan jelas, tidak lagi menjamin keamanan.

Bagi kekuatan menengah seperti Kanada, pertanyaannya bukanlah apakah akan beradaptasi, tetapi bagaimana caranya. Pilihannya, katanya, terletak antara mundur di balik tembok yang lebih tinggi atau mengejar tindakan kolektif yang melampaui pertahanan nasional yang sempit.

“Negara-negara kekuatan menengah harus bertindak bersama, karena jika kita tidak duduk di meja perundingan, kita akan menjadi santapan,” kata Carney.

Topik Menarik