Siapa Amanda Ungaro? Perempuan Brasil yang Dikaitkan dengan Penolakan Melania Trump atas Kasus Epstein

Siapa Amanda Ungaro? Perempuan Brasil yang Dikaitkan dengan Penolakan Melania Trump atas Kasus Epstein

Global | sindonews | Minggu, 12 April 2026 - 04:10
share

Penolakan publik Ibu Negara AS Melania Trump atas segala keterkaitannya dengan Jeffrey Epstein, seorang pengusaha yang tercela, telah memicu gelombang spekulasi di internet, dengan nama Amanda Ungaro mendominasi percakapan.

Di media sosial, beberapa orang secara langsung menghubungkan mantan diplomat Brasil dan mantan pasangan sekutu Trump, Paolo Zampolli, dengan pernyataan tak terjadwal Melania Trump di Gedung Putih pada hari Kamis.

Siapa Amanda Ungaro? Perempuan Brasil yang Dikaitkan dengan Penolakan Melania Trump atas Kasus Epstein

1. Masuk di Lingkaran Elte Global

Melansir NDTV, Ungaro adalah warga negara Brasil, yang menghabiskan beberapa tahun di lingkaran elit internasional dan politik.

Menurut The New York Times, sebelumnya ia memegang peran diplomatik sebagai Duta Besar Grenada untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan fokus pada isu-isu lingkungan dan "ekonomi biru".

Ia dikabarkan menjalin hubungan jangka panjang dengan Zampolli, pengusaha Italia-Amerika yang memperkenalkan Melania kepada Donald Trump pada tahun 1998. Amanda Ungaro dan Zampolli memiliki seorang putra remaja dan berpisah pada tahun 2021 setelah bersama selama beberapa tahun.

2. Memiliki Nasib yang Sama seperti Melania

Baik Melania Trump maupun Amanda Ungaro, 41, tiba di AS dari Slovenia dan Brasil untuk mencari kehidupan yang lebih baik.Karena kedekatannya dengan Zampolli, Ungaro dikenal di kalangan sosial Trump. Dia menemani Trump dalam beberapa acara publik, termasuk pelantikan Trump tahun 2017, di mana dia dan Zampolli termasuk di antara tamu yang terkait dengan Keluarga Pertama.

3. Ditangkap karena Melakukan Penipuan

Ungaro ditangkap tahun lalu di Miami atas tuduhan terkait penipuan yang berhubungan dengan bisnis spa medis. Ia mengaku tidak bersalah, tetapi pihak imigrasi kemudian menahannya setelah terungkap bahwa visanya telah kedaluwarsa beberapa tahun sebelumnya.

Saat berada dalam tahanan, Zampolli mengakui telah menghubungi seorang pejabat senior Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) untuk menanyakan situasi Ungaro. Namun, Zampolli membantah meminta perlakuan khusus untuknya, seperti yang dilaporkan majalah People.

Departemen Keamanan Dalam Negeri menolak klaim campur tangan politik dalam masalah ini dan mengatakan bahwa anggapan bahwa Ungaro menjadi sasaran karena alasan politik adalah salah. Badan tersebut menambahkan bahwa deportasinya didasarkan pada pelanggaran imigrasi.

Ungaro dan Zampolli bersama selama 19 tahun. Setelah berpisah darinya, ia menikah dengan seorang dokter asal Brasil, dan pasangan itu tinggal di Aventura, Florida, ketika ia ditangkap pada Juni tahun lalu atas tuduhan terkait penipuan.

Topik Menarik