IKA Binus-IAIS Kolaborasi Wujudkan Talenta AI Berdampak bagi Pembangunan Nasional
Ikatan Alumni Binus (IKA Binus) kolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS) mempercepat pengembangan ekosistem AI nasional. Tujuannya agar talenta dan inovasi AI bisa berdampak nyata bagi pembangunan nasional.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin mengakselerasi lahirnya talenta dan inovasi AI dari Indonesia yang mampu bersaing secara global, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional," ujar Ketua Umum IKA Binus Panca Rudolf Sarungu, Sabtu (11/4/2026).
Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara IKA Binus dan IAIS dalam gelaran Bali AI Summit 2026 sebagai langkah konkret membangun kolaborasi jangka panjang. Kerja sama mencakup pengembangan talenta AI, penguatan riset dan inovasi, serta implementasi solusi berbasis AI yang relevan bagi kebutuhan industri dan masyarakat.
Baca juga: Ekonomi Digital RI Hampir USD100 Miliar, Menko Airlangga Sebut AI Mesin Pertumbuhan Baru
Dengan jejaring alumni yang luas dan lintas sektor, IKA Binus dipandang memiliki posisi strategis dalam menjembatani kebutuhan industri, dunia pendidikan, dan komunitas teknologi dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. IKA Binus hadir sekaligus menjadi pembicara dalam sesi panel bertajuk “Reimagining Culture and Tourism in the Intelligent Digital Era: Experience, Value, and Sustainable Growth” yang mengangkat peran AI dalam mentransformasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
Lihat video: Wapres Gibran Apresiasi Peran Binus Bangun Ekosistem Pendidikan Berbasis AI
"AI bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang bagaimana kita membangun nilai tambah bagi ekonomi dan masyarakat. Kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama dalam ekonomi digital global," terangnya.Ketua IAIS Hendy Risdianto Wijaya menyebut, kegiatan yang diselenggarakan IAIS bersama Politeknik Internasional Bali itu menghadirkan para pemimpin pemikiran dari berbagai sektor untuk membahas strategi pengembangan AI yang inklusif dan berdampak.
"Kolaborasi lintas komunitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem AI Indonesia yang kuat, inklusif, dan berdaya saing global," katanya.










