Lurah Kalisari dan Kasubdin Bakal Diperiksa Kasus Pengaduan Parkir Liar Dibalas dengan Foto Editan AI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintah inspektorat untuk memeriksa kasus pengaduan warga soal parkir yang dibalas menggunakan foto diduga editan AI. Pemeriksaan akan dilakukan terhadap Lurah Kalisari dan Kepala Subdinas (Kasubdin) terkait.
Pengaduan itu awalnya dilaporkan melalui aplikasi JAKI, di mana warga mengaku resah keberadaan parkir liar di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pengaduan itu kemudian dibales dengan foto yang diduga diedit dengan Artificial Intelligence (AI)
Baca juga: Viral Laporan Warga soal Parkir Liar Dibalas dengan Foto Editan AI, Pemprov DKI Jakarta Tegur Kelurahan Kalisari
https://daerah.sindonews.com/read/1693395/6/viral-laporan-warga-soal-parkir-liar-dibalas-dengan-foto-editan-ai-pemprov-dki-jakarta-tegur-kelurahan-kalisari-1775390672
Pramono memastikan, siapa pun yang terbukti salah akan dijatuhi hukum tegas. "Yang urusan dengan AI yang ada di JAKI, saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa apakah itu lurahnya, yaitu Lurah di Kalisari maupun Kasubdin-nya. Siapapun yang salah, harus diberikan hukuman," ucap Pramono di Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) di era pemerintahan Presiden Jokowi ini menegaskan, Pemprov DKI Jakarta mengendapkan prinsip transparansi dalam hal pelayanan publik. Oleh karenanya, ia meminta agar kejadian yang memanipulasi tersebut tidak terulang kembali pada kemudian hari.
Baca juga: Seniman Bikin Zebra Cross di Tebet Berkarakter Pac-Man, Dinas Bina Marga Buka Suara
"Ini tidak boleh terulang kembali, karena bagaimanapun bagi pemerintah Jakarta, transparansi itu menjadi hal yang penting," tegasnya.
Ia mencontohkan, bila ada laporan warga yang memang belum bisa ditangani dengan baik, pihak terkait wajib menginformasikan seusai fakta yang ada. Dari pada harus membohongi publik yang berujung pada kekecewaan masyarakat terhadap Pemprov DKI Jakarta.
"Belum selesai, ya belum selesai aja, daripada kemudian dilakukannya apa, dilakukan dengan AI yang notabene itu membohongi. Dan kami, saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk diberikan sanksi untuk itu," tandas Pramono. Sekadar informasi, persolan parkir liar di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur itu diunggah penggunaan threads, @seinsh. Penggunaan mengaku telah melapor masalah tersebut hingga tingkat Kelurahan, namun tak juga selesai.
Saat @seinsh melaporkan kejadian itu melalui aplikasi JAKI, tindak lanjut atas pengaduan itu justru dibalas dengan foto yang diduga dibuat dengan editan AI.
Dua foto hasil tindak lanjut laporan tersebut terlihat, bila pada potret pertama masih menampilkan mobil yang diduga terparkir liar di sisi Jalan. Namun pada foto berikutnya, kendaraan tersebut sudah tidak tampak, yang dicurigai pengguna merupakan hasil editan AI.
"Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, udah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai dan coba lapor lewat jaki malah dikasih bukti palsu hasil edit AI (terlampir). Ada prosedur lain ngga ya?," tulis @seinsh.










