12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir, Status Sejumlah Pintu Air Meningkat
Banjir menggenangi 12 RT dan 4 ruas jalan di wilayah DKI Jakarta usai hujan deras yang melanda sejak Jumat (3/4/2026) hingga Sabtu (4/4/2026). Hujan juga menyebabkan disertai kenaikan tinggi muka air di sejumlah pos pantau.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 12 RT dan 4 ruas jalan tergenang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan, Sabtu (4/4/2026).
Wilayah terdampak seluruhnya berada di Jakarta Barat, meliputi Kelurahan Kembangan Selatan sebanyak 3 RT, Kedoya Selatan 5 RT, Kedaung Kaliangke 3 RT, dan Rawa Buaya 1 RT.
Baca juga: Usai Kejang, Pria di Cengkareng Meninggal saat Mengecat Genteng
"Ketinggian air tercatat berkisar antara 30 hingga 40 cm," ungkapnya.Genangan dipicu oleh curah hujan tinggi serta luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke.
Sementara itu, empat ruas jalan yang terdampak yakni Jalan Ciledug Raya (depan pom bensin Shell) di Petukangan Selatan, Jalan Strategi Raya dan Jalan Basoka Raya di Joglo, serta Jalan H.R. Rasuna Said di Kuningan Barat.
Ketinggian genangan di ruas jalan tersebut berkisar antara 15 hingga 55 cm, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Uangan.
Lebih lanjut, berdasarkan laporan, kenaikan status terjadi di Pos Pantau Sunter Hulu (Siaga 3) pukul 07.00 WIB, Pos Pantau Pesanggrahan (Siaga 3) pukul 19.00 WIB, serta Pintu Air Pasar Ikan (Siaga 2) pukul 18.00 WIB.Selanjutnya, Pos Pantau Angke Hulu mengalami peningkatan bertahap dari Siaga 3 pada pukul 00.00 WIB, menjadi Siaga 2 pukul 03.00 WIB, hingga mencapai Siaga 1 pada pukul 07.00 WIB.
Dalam penanganannya, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan.
Selain itu, BPBD bersama aparat wilayah juga memastikan saluran air berfungsi optimal serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," pungkasnya.










