Jet Tempur F-15 AS Jatuh dalam Perang Iran, Pasukan Khusus Amerika Diklaim Baru Selamatkan 1 Awak

Jet Tempur F-15 AS Jatuh dalam Perang Iran, Pasukan Khusus Amerika Diklaim Baru Selamatkan 1 Awak

Global | sindonews | Sabtu, 4 April 2026 - 06:34
share

Sebuah jet tempur Amerika Serikat (AS) jatuh di Iran pada hari Jumat ketika perang sedang berlangsung. Media-media Amerika mengeklaim satu awak dari jet tempur itu telah diselamatkan pasukan khusus AS, sedangkan satu awak lainnya masih dalam pencarian.

Menurut laporan The New York Times dan Wall Street Journal, Sabtu (4/4/2026), jet tempur itu adalah F-15E, yang diawaki oleh seorang pilot dan seorang petugas sistem senjata di kursi belakang.

Baca Juga: Superioritas Udara AS Jatuh, Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Kedua

Media Amerika lainnya, CNN, melaporkan bahwa analisis dari apa yang disampaikan media Iran sebagai foto-foto puing pesawat menunjukkan sebuah F-15, bukan pesawat tempur siluman F-35, seperti yang diklaim pihak Iran.

Presiden Amerika Donald Trump telah diberi pengarahan tentang situasi tersebut. Namun, tidak ada tanggapan resmi langsung dari Gedung Putih atau pun Pentagon.

Trump kemudian mengatakan kepada NBC News pada hari Jumat bahwa jatuhnya jet tempur Amerika itu tidak akan memengaruhi negosiasi untuk mengakhiri perang dengan Iran.Foto dan video yang beredar di media sosial dan media Iran dikutip oleh media-media AS sebagai bukti helikopter AS dan pesawat lain terbang rendah di atas lokasi yang diduga sebagai tempat jatuhnya jet tempur tersebut.

Iran Disebut Tembak Jatuh Jet Siluman F-35 AS

Tasnim News sebelumnya melaporkan bahwa militer Iran telah menembak jatuh jet tempur siluman F-35 AS di wilayah negara Islam tersebut pada hari Jumat. Namun, para pejabat Amerika mengonfirmasi pesawat yang jatuh adalah jet tempur F-15 dan mengeklaim bahwa satu pilot telah diselamatkan.

Foto dan video yang diduga menunjukkan lokasi jatuhnya jet, termasuk gambar puing-puing dan kursi pilot yang terlempar telah dirilis. Gambar-gambar tersebut menunjukkan apa yang tampak seperti sirip ekor dan bagian lain dari pesawat dengan tulisan: “US Air Forces in Europe.”

Menurut laporan The Guardian, jet tempur tersebut mungkin merupakan bagian dari Skuadron ke-494 Angkatan Udara AS, yang berbasis di pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris di Lakenheath.

Versi laporan Tasnim News, upaya penyelamatan AS terhadap dua awak jet tempur itu gagal. Operasi tersebut melibatkan setidaknya dua helikopter Black Hawk dan sebuah pesawat C-130 Hercules. Setidaknya satu helikopter diduga rusak selama operasi tersebut, dengan foto-foto yang dipublikasikan di media sosial menunjukkan asap abu-abu keluar darinya.Militer Iran, lanjut laporan itu, kemungkinan menangkap pilot tersebut, yang telah melontarkan diri dari pesawat dan mendarat di Iran barat.

AS dan Israel memulai kampanye pengeboman terhadap Republik Islam Iran pada 28 Februari. Meskipun Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa kemampuan Teheran untuk membalas serangan telah sangat berkurang, Iran telah menyerang pangkalan-pangkalan Amerika di seluruh Timur Tengah.

Teheran mengklaim telah menembak jatuh setidaknya dua jet siluman F-35 AS sejak awal perang. Militer Amerika membantah klaim ini. Citra satelit, serta rekaman drone dan di lokasi kejadian, menunjukkan bahwa militer Iran berhasil menghantam beberapa radar AS di wilayah tersebut, serta menghancurkan sejumlah pesawat, termasuk pesawat komando dan kendali E-3 Sentry AWACS.

Topik Menarik