Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu

Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 3 April 2026 - 11:10
share

Banyak ayat-ayat Al Qurandan juga Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam yang menjelaskan tentang waktu. Hal tersebut menandakan bahwa waktu begitu berharga.

Ciri-ciri seorang Muslim yang dicintai Allah SWT adalah yang menghargai waktu. Mengelola waktudengan baik dan tidak menyia-nyiakannya adalah kewajiban bagi umat Muslim.

Dikutip dari jurnal berjudul 'Manajemen Waktu Dalam Islam' karya Hasnun Jauhari Ritonga, ajaran Islam menganggap sikap menghargai waktu adalah salah satu indikasi keimanan dan bukti ketakwaan.

Perhatikan firman Allah SWT berikut ini:

وَهُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ خِلْفَةً لِّمَنْ أَرَادَ أَن يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًاArtinya: Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur. (QS Al-Furqan ayat 62)

Selain ayat Al Quran di atas, berikut ayat-ayat lainnya yang berbicara tentang waktu, juga dari hadis Nabi SAW.

Ayat-ayat Al Quran tentang Waktu

1. Surat Al Asr ayat 1-2

وَالۡعَصۡرِۙ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ

Artinya: Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.

Baca juga:Nasihat Salafus Shalih tentang Waktu, Pengingat Keras bagi yang Lalai

2. Surat Al Lail ayat 1-2

وَالَّيۡلِ اِذَا يَغۡشٰىۙ وَالنَّهَارِ اِذَا تَجَلّٰىۙ‏Artinya: Demi malam apabila menutupi (cahaya siang), demi siang apabila terang benderang.

3. Surat Al-Dhuha ayat 1-2

وَالضُّحٰىۙ وَالَّيۡلِ اِذَا سَجٰى

Artinya: Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah), dan demi malam apabila telah sunyi.

4. Surat Al-Fajr ayat 1-2

وَالۡفَجۡرِۙ وَلَيَالٍ عَشۡرٍۙ

Artinya: Demi fajar, demi malam yang sepuluh.

5. Surat Al-Takwir ayat 18

وَالصُّبْحِ اِذَا تَنَفَّسَۙ

Artinya: Dan demi subuh apabila fajar telah menyingsing.

Hadis-hadis tentang Pentingnya Menghargai Waktu

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam menegaskan bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berharga dan tidak boleh disia-siakan. Beliau juga mencontohkan kepada sahabat tentang pentingnya menghargai waktu hingga akhirnya menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam berbagai kesempatan.

Dikutip dari buku Manajemen Syariah Dalam Praktik oleh Didin Hafidhuddin, dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda:“Siapkan lima sebelum (datangnya) lima. Masa hidupmu sebelum datangnya waktu matimu. Masa sehatmu sebelum datangnya waktu sakitmu, masa senggangmu sebelum datang masa sibukmu, masa mudamu sebelum datang masa tuamu, dan masa kayamu sebelum datang masa miskinmu.” (HR. Baihaqi)

Dalam hadis lain yang diriwayatkan Bukhari, Ibnu Umar mengatakan:

“Jika engkau pada waktu sore, maka janganlah menunggu datangnya waktu pagi, dan jika pada waktu pagi maka janganlah engkau menunggu datangnya waktu sore. Pergunakanlah waktu sehatmu untuk beramal sebelum datang waktu sakitmu, dan gunakanlah waktu hidupmu sebelum datang waktu matimu.” (HR. Bukhari)

Kedua hadis di atas mengajarkan umat Muslim betapa pentingnya mengelola waktu. Jika memanfaatkan waktu sebaik mungkin, hal itu akan membawa kebahagiaan bagi manusia di dunia dan akhirat.

Dikutip dari jurnal Waktu Dalam Perspektif Alquran oleh Murniyetti, penjelasan di atas diperkuat dengan hadis lain. Ibnu Abbas menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia rugi di dalamnya, yakni Kesehatan dan Kesempatan.” (HR. Al Suyuthy: 555)

Baca juga:Khotbah Jumat Bulan Syawal: Berbenah Diri Pasca-Ramadan

Topik Menarik