AS Bombardir Jembatan Tertinggi Iran usai Ancam Kembalikan Teheran ke Zaman Batu
Militer Amerika Serikat (AS) telah membombardir jembatan tertinggi di Iran hingga hancur pada hari Kamis. Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengebom negara Islam itu hingga kembali ke Zaman Batu.
Trump mengunggah rekaman pengeboman tersebut di media sosial, yang menunjukkan asap mengepul dari jembatan B1 di Karaj, sekitar 35 kilometer barat daya Teheran.
Baca Juga: Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz
Dia memperingatkan bahwa akan ada kehancuran lebih lanjut kecuali Iran mau bernegosiasi untuk mengakhiri perang lima minggu tersebut.
“Jembatan terbesar di Iran runtuh, tidak akan pernah digunakan lagi—Masih banyak lagi yang akan menyusul! SUDAH SAATNYA IRAN MEMBUAT KESEPAKATAN SEBELUM TERLAMBAT, DAN TIDAK AKAN ADA YANG TERSISA DARI APA YANG MASIH BISA MENJADI NEGARA YANG HEBAT!” tulis Trump di media sosial, yang dikutip AFP, Jumat (3/4/2026).
Stasiun televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan dua serangan AS-Israel di jembatan tersebut.“Beberapa menit yang lalu, musuh Amerika-Zionis sekali lagi menargetkan jembatan B1 di Karaj,” bunyi siaran televisi tersebut, menambahkan bahwa serangan awal telah menyebabkan dua korban sipil.Disebutkan bahwa serangan selanjutnya terjadi ketika tim darurat dikerahkan ke lokasi untuk membantu korban serangan pertama.
Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan pemerintah Iran melaporkan bahwa delapan orang tewas dan 95 lainnya terluka dalam serangan tersebut.
Sebagai respons, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan: “Menyerang bangunan sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa warga Iran untuk menyerah.”
“Itu hanya menunjukkan kekalahan dan keruntuhan moral musuh yang sedang kacau. Setiap jembatan dan bangunan akan dibangun kembali lebih kuat. Yang tidak akan pernah pulih: kerusakan pada reputasi Amerika,” tulisnya di X.Seorang pejabat AS mengatakan kepada Axios bahwa jembatan itu menjadi sasaran karena digunakan oleh militer Iran untuk secara diam-diam mengangkut rudal dan komponen dari Teheran ke lokasi peluncuran di Iran barat, serta untuk memberikan dukungan logistik bagi militer Iran di ibu kota.
Jembatan B1, yang masih dalam pembangunan, dianggap sebagai jembatan tertinggi di Timur Tengah menurut media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, dengan kolom setinggi 447 kaki (136 meter).
Trump sebelumnya menyampaikan pidato pada hari Rabu, di mana dia berpendapat bahwa perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari hampir berakhir—bahkan ketika dia mengancam akan membombardir Iran dengan sangat keras jika negara itu tidak tunduk pada tuntutannya.
"Dalam dua hingga tiga minggu ke depan, kita akan membawa mereka kembali ke Zaman Batu, tempat mereka seharusnya berada," katanya dalam pidato nasionalnya mengenai perang tersebut.



