Macron Tegaskan Perang Tak Bisa Selesaikan Masalah Nuklir Iran

Macron Tegaskan Perang Tak Bisa Selesaikan Masalah Nuklir Iran

Global | sindonews | Kamis, 2 April 2026 - 21:30
share

Presiden Prancis Emmanuel Macron membahas perkembangan terbaru di Iran dan Selat Hormuz selama kunjungannya ke Korea Selatan (Korsel). Ia mengatakan serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran tidak akan menyelesaikan masalah program nuklir Iran, dan menyerukan diplomasi sebagai gantinya.

“Jika tidak ada kerangka kerja untuk negosiasi diplomatik dan teknis, situasinya dapat memburuk lagi dalam beberapa bulan atau beberapa tahun,” kata Macron.

Presiden Prancis juga menolak usulan operasi militer untuk membuka Selat Hormuz, dengan mengatakan itu “tidak realistis”.

“Itu akan memakan waktu yang sangat lama dan akan membuat siapa pun yang menyeberangi selat tersebut rentan terhadap ancaman pesisir dari Garda Revolusi (Iran), yang memiliki sumber daya yang signifikan, serta rudal balistik, (dan) sejumlah risiko lainnya,” ujar Macron.

Sementara itu, pernyataan Trump yang menyebut negara-negara Teluk (GCC) sebagai "sekutu yang sangat kuat dalam perangnya" bersama Israel dalam pidatonya tadi malam memiliki implikasi berbahaya bagi kawasan tersebut, menurut seorang analis kepada Al Jazeera.“Itu berbahaya karena dia mencoba mengirim pesan kepada Iran bahwa orang-orang ini sebenarnya sekarang merencanakan bersama apa pun yang kita lakukan terhadap mereka – terlepas dari kenyataan bahwa semua orang tahu mereka tidak dimintai pendapat tentang perang ini, mereka terseret ke dalamnya karena tindakannya,” ungkap Sultan Barakat, profesor kebijakan publik di Universitas Hamad Bin Khalifa.

Ancaman Trump untuk terus menargetkan infrastruktur sipil Iran – selain mengisyaratkan kemungkinan kejahatan perang – juga akan berdampak luas bagi negara-negara Teluk, tambah Barakat.

“Dia masih terus mengorbankan mereka,” kata profesor itu.

Baca juga: Sambut Pidato Trump, Iran Luncurkan Salvo Rudal Terbesar ke Arah Israel sejak Awal Perang

Topik Menarik