Iran Awasi Ketat Pergerakan Militer AS dan Israel Jelang Potensi Serangan Darat

Iran Awasi Ketat Pergerakan Militer AS dan Israel Jelang Potensi Serangan Darat

Global | sindonews | Kamis, 2 April 2026 - 21:54
share

Panglima Angkatan Bersenjata Iran Amir Hatami memerintahkan para komandan memantau pergerakan Amerika Serikat (AS) dan Israel secara ketat. Dia memperingatkan persiapan untuk melawan potensi invasi darat.

Kantor berita resmi IRNA menerbitkan rekaman pertemuan Panglima Angkatan Bersenjata Amir Hatami dengan para pemimpin militer senior, di mana ia menguraikan arahan tersebut.

“Jika musuh mencoba melakukan operasi darat, tidak seorang pun boleh selamat,” tegas ringkasan pernyataan Hatami menurut IRNA.

“Penting untuk memantau pergerakan dan tindakan musuh dengan sangat akurat, dari waktu ke waktu, dan menerapkan rencana untuk melawan metode serangan musuh,” tambah ringkasan tersebut.

Sementara itu, pihak berwenang Iran mengatakan mereka telah menangkap lima orang yang dituduh bekerja untuk jaringan “musuh” di provinsi Zanjan barat laut.Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Tasnim, unit keamanan IRGC di Zanjan menuduh individu yang ditahan tersebut “berafiliasi dengan dan bertindak sebagai tentara bayaran untuk musuh” dengan terlibat dengan jaringan “musuh”.

Selama perang, otoritas Iran telah berulang kali memperingatkan warga di dalam dan luar negeri agar tidak bekerja untuk atau bersekutu dengan kepentingan AS atau Israel.

Sementara itu, sirene terus berbunyi di Israel utara saat roket diluncurkan dari Lebanon.

Radio Israel melaporkan sirene telah diaktifkan sepanjang pagi di seluruh Galilea Atas Israel.

Tembakan roket menargetkan daerah Rosh Hanikra, permukiman Shlomi, dan Galilea Barat, menurut radio militer.

Sementara itu, koresponden Al Jazeera di lapangan melaporkan serangan roket yang diluncurkan dari Lebanon selatan menuju Galilea Atas.

Baca juga: Sambut Pidato Trump, Iran Luncurkan Salvo Rudal Terbesar ke Arah Israel sejak Awal Perang

Topik Menarik