Hong Kong Undang Traveler Indonesia Jelajahi Wisata Lintas Alam Ekstrem
Hong Kong Tourism Board (HKTB) menggandeng Eiger Adventure dalam kampanye bertajuk ”Merayakan Petualangan Lintas Alam dan Kota”. Kolaborasi ini bertujuan memperkenalkan sisi lain Hong Kong sebagai destinasi wisata luar ruang. Hong Kong tidak hanya dikenal sebagai kota metropolitan, tetapi juga memiliki lanskap alam luas yang menarik untuk dijelajahi.
Inisiatif ini mengangkat konsep Great Outdoor Hong Kong, yakni pengalaman petualangan alam yang dapat diakses hanya dalam hitungan menit dari pusat kota. Mulai dari jalur hiking, pesisir berair jernih, hingga pulau-pulau kecil yang tenang. Semua layak menjadi alternatif perjalanan bagi wisatawan yang ingin lebih dekat dengan alam.
”Lebih dari 70 persen wilayah Hong Kong merupakan ruang terbuka hijau. Hong Kong bukan hanya tentang gedung pencakar langit. Ada taman nasional, jalur hiking, perbukitan dan pantai yang menakjubkan dengan akses yang mudah,” ujar Senior Regional Marketing Executive HKTB, Fabian Lee, di sela peluncuran kolaborasi di Eiger Adventure Flagship Store, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga : Indonesia - Jepang Teken MoC Pariwisata, Perkuat Kerja Sama dan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Hong Kong menawarkan ragam destinasi great outdoors yang memadukan petualangan, lanskap pesisir, hingga pegunungan dalam satu wilayah yang mudah dijangkau. Di Go Park Aqua, pengunjung dapat menikmati aktivitas berbasis air seperti kayak dan stand-up paddleboarding sambil menjelajahi kawasan pesisir Sai Sha. Sementara itu, Sai Kung dikenal dengan perairan jernih dan formasi batuan vulkanik dramatis yang menjadi bagian dari Hong Kong UNESCO Global Geopark. Di sekitar kawasan ini, terdapat Sharp Island dengan fenomena tombolo yang unik, serta gugusan pulau alami yang bisa diakses dengan feri atau perahu untuk menikmati panorama laut yang masih asri.Bagi pencinta pegunungan dan jalur trekking, Hong Kong juga memiliki beragam pilihan menarik. Tai Mo Shan sebagai puncak tertinggi menawarkan panorama “lautan awan” dan lanskap musiman yang berubah warna, sementara jalur ikonik seperti Dragon’s Back dan MacLehose Trail menghadirkan pengalaman hiking dengan pemandangan pantai, hutan, hingga waduk. Destinasi lain seperti Lion Rock, High Island Geo Trail, hingga Plover Cove Country Park memperkaya pengalaman dengan kombinasi jalur alam, formasi geologi unik, serta rute bersepeda yang menyegarkan.
Selain itu, suasana santai khas pulau dapat ditemukan di Cheung Chau, Lamma Island, hingga Mui Wo di Lantau Island yang menawarkan perpaduan budaya lokal, kuliner seafood, pantai, dan jalur hiking ringan. Pengalaman semakin beragam dengan aktivitas menginap di alam terbuka seperti di Saiyuen Camping Adventure Park. Tak ketinggalan, destinasi seperti desa nelayan Tai O dengan rumah panggung tradisional, Tai Lam Country Park dengan pemandangan musiman yang fotogenik, serta Clearwater Bay Country Park yang ideal untuk menikmati langit malam.
Baca Juga : Art & Bali 2026 Digelar September, Ajang Temu Galeri, Seniman dan Budayawan Internasional
Dari sisi kuliner, Hong Kong semakin ramah bagi wisatawan Muslim dengan pilihan makanan halal di berbagai kawasan serta fasilitas pendukung seperti ruang salat dan hotel ramah Muslim. Didukung paket wisata yang relatif terjangkau dan transportasi publik yang efisien, kolaborasi ini diharapkan mendorong wisatawan Indonesia melihat Hong Kong sebagai destinasi petualangan lengkap yang memadukan alam, kota, dan kenyamanan.
Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh tiga kreator konten asal Indonesia. Niky Putra menyebut Hong Kong sebagai destinasi yang “unexpectedly wild”. “Jujur, saya tidak menyangka Hong Kong punya alam yang seindah ini. Dari hiking sampai pantai, semuanya mudah diakses,” ungkapnya. Arvino menyoroti kemudahan sarana dan fasilitas. “Semua jalur hiking tertata dengan baik, signage jelas, dan transportasi publik sangat memudahkan. Ini bikin pengalaman outdoor jadi nyaman, bahkan untuk first-timer,” katanya. Vanessa Amanda menilai setiap destinasi memiliki karakter visual kuat dan menarik. “Setiap spot itu punya karakter unik. Dari gunung, pantai, sampai desa tradisional. Cocok banget untuk traveler yang suka eksplor sekaligus bikin konten,” ujarnya.
Regional Director Southeast Asia HKTB, Liew Chian Jia, mengatakan tren wisatawan Indonesia kini mengarah pada perjalanan yang lebih mindful. “Mereka ingin lebih dekat dengan alam. Hong Kong adalah gerbang menuju petualangan outdoor yang memadukan alam, budaya, dan atmosfer kota,” ujarnya.
Brand Strategic Manager Eiger Adventure, Satria Nurzaman, menyebut minat terhadap wisata alam terus meningkat. “Orang senang bertualang. Kami merasa terpanggil menyediakan perlengkapan dan peralatan yang memadai agar para petualang merasa aman dan nyaman,” ujarnya. Dia menegaskan, kolaborasi ini sejalan dengan visi Eiger menghadirkan petualangan inklusif bagi pemula maupun profesional.










