Usai Jatuh Sakit, Komika Marshel Widianto Batasi Jam Kerja
Komika Marshel Widianto memutuskan untuk mengurangi jam kerja setelah jatuh sakit hingga harus dioperasi. Suami Cesen ini mengaku akan lebih selektif dalam menerima pekerjaan.
Selain kesehatan, hal itu juga dilakukan Marshel demi bisa menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.Ia sadar terlalu memforsir diri untuk mencari uang hingga melupakan waktu berkualitas bersama keluarga.
"Dulu tuh gue nyari uang terus gitu, dan tapi ada yang hilang gitu. Apa sih yang hilang? Nah akhirnya setelah gue ngejalanin ini, oh ternyata ini yang namanya balance," kata Marshel Widianto di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca Juga : Marshel Widianto Hampir Kehilangan Nyawa, Operasi 5 Jam Akibat Komplikasi Penyakit
Marshel juga tak menampik bahwa penyakitnya timbul karena gaya hidup dan pola makan yang berantakan. "Dulu tuh gue benar kerja terus, ya sama anak-anak ya sisanya aja, seadanya aja gitu. Kalau sekarang tahan dulu lah," jelasnya.
Meski demikian, Marshel mengaku bahwa pilihannya bukan untuk bermaksud sombong.Namun, ia menilai prioritas utamanya sekarang adalah kehadiran sebagai seorang ayah bagi perkembangan anak-anaknya.
"Membatasi waktu untuk bekerja gitu. Nggak semuanya gue ambil. Kalau dulu buset dari pagi ke pagi gue ambil. Kalau masih bisa melek, kerja," tegas Marshel.
Baca Juga : Miss World 2026 Resmi Digelar di Vietnam, Audrey Bianca Siap Wakili Indonesia
Ia mengaku baru menjalani operasi besar akibat komplikasi penyakit GERD, amandel, hingga sinus.Penyakitnya timbul ketika saat asam lambung naik, namun terhambat oleh amandel yang sudah membengkak. Secara bersamaan, sinus yang dideritanya membuat akses pernapasan melalui hidung tertutup.
"Bingung mau napas lewat mana, lewat mulut nggak bisa, lewat hidung juga nggak bisa. Jadi akhirnya sempat panik, terus akhirnya sempat agak minggir dulu, nenangin diri, habis itu langsung ke rumah sakit," ujar Marshel Widianto di kawasan Tendean, Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Saking parahnya, Marshel merasa nyawanya hampir terancam. Ia juga harus menjalani operasi selama lima jam untuk menangani amandel dan sinusnya.










