Israel Tegaskan Tidak akan Gabung Operasi Darat AS di Iran

Israel Tegaskan Tidak akan Gabung Operasi Darat AS di Iran

Global | sindonews | Rabu, 1 April 2026 - 08:30
share

Pasukan Israel tidak akan ikut serta dalam operasi darat AS di Iran, menurut laporan media Israel, saat Washington mempertimbangkan apakah akan memperluas perannya dalam perang tersebut. Channel 12 mengatakan pada hari Minggu (29/3/2026) bahwa jika Amerika Serikat melancarkan serangan darat, “tentara Israel tidak akan berpartisipasi di darat”.

Ini menunjukkan Israel akan menyerahkan operasi semacam itu kepada pasukan AS saja.

Laporan tersebut muncul ketika perencanaan militer AS untuk kemungkinan operasi darat mendapat sorotan baru di Washington.

Pentagon dilaporkan sedang mempersiapkan opsi yang dapat mencakup serangan terbatas, sementara Gedung Putih belum secara terbuka mengkonfirmasi Presiden Donald Trump telah menyetujui langkah tersebut.

Iran telah menanggapi dengan ancaman terbuka terhadap setiap serangan AS. Pejabat Iran memperingatkan pasukan Amerika akan menghadapi pembalasan yang menghancurkan jika mereka memasuki negara itu.Satu laporan mengutip sumpah Teheran “membakar” pasukan AS jika Washington menempatkan pasukan di darat.

Analis militer telah memperingatkan invasi darat akan menjadi kesalahan strategis sebesar perang Vietnam.

“Vietnam menunjukkan dengan tepat kapan perang udara berubah menjadi perang darat,” ujar Profesor Ilmu Politik Universitas Chicago, Robert Pape, yang ahli dalam urusan keamanan.

Ia memperingatkan sinyal yang sama kini muncul dalam perang Iran—dan 10 hari ke depan akan menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Laporan Channel 12 memicu reaksi keras di AS, terutama di kalangan pendukung 'America First' dan suara-suara anti-perang, yang berpendapat Washington didorong menuju konflik darat yang mahal sementara Israel menolak mengerahkan tentaranya sendiri untuk berperang di dalam Iran. Kritik tersebut memperkuat klaim yang lebih luas bahwa pasukan Amerika diminta untuk menanggung risiko perang yang didorong Israel tetapi mereka sendiri tidak akan ikut berperang di darat.

“Bagaimana jika kita melakukan operasi darat di Israel dan mengambil senjata nuklir mereka dan mendapatkan kembali uang kita???” kata seorang influencer media sosial terkemuka yang marah atas penolakan Israel untuk ikut serta dalam serangan darat dalam perang yang secara luas dianggap dilakukan atas nama Israel.

Jika perang di Iran berjalan buruk bagi Washington, muncul kekhawatiran hal itu dapat mempercepat penurunan kekuatan AS dan mengungkap keterbatasan dominasi militer Amerika di kawasan tersebut.

Dalam skenario itu, Israel berisiko dipandang bukan sebagai aset strategis, tetapi sebagai pendorong utama konflik yang membawa AS ke dalam perang lain yang mahal dan tidak dapat dimenangkan.

Dalam hal itu, Israel dapat dipandang sebagai negara yang membantu mendorong kekaisaran yang sudah melemah ke dalam konflik yang mempercepat kemundurannya.

Baca juga: Menlu Iran: Kami Tidak akan Terima Gencatan Senjata, Hanya Akhiri Perang

Topik Menarik