Indonesia Dibayangi Krisis Energi, Bahlil Memohon kepada Oknum Penimbun BBM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM, Bahlil Lahadalia meminta para oknum untuk tidak menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah kondisi krisis energi global saat ini. Ia menekankan, negara tengah membutuhkan sikap bijak dari para warga.
Hal itu disampaikan Bahlil saat disinggung respons Pemerintah bila ada oknum penimbunBBM,usai meninjau ketersediaan minyak di salah satu SPBU Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).
"Saya mohon kepada saudara-saudara saya yang oknum-oknum mau melakukan penimbunan, mohon lihatlah Ibu Pertiwi sekarang lagi membutuhkan anak-anak Ibu Pertiwi yang bijak," ujar Bahlil.
Baca Juga: Stok BBM Indonesia Cukup untuk 23 Hari, Bahlil: Nggak Perlu Panic Buying
Ketua Umum Partai Golkar ini menilai, perbuatan yang tidak patut tidak akan dilakukan bila masyarakat cinta Indonesia. Untuk itu, ia memohon oknum tak melakukan penimbunan BBM.
"Kalau kita cinta negara kita, kalau kita cinta rakyat kita, janganlah kita melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya untuk dilakukan. Cara-cara itu, saya mohon, udahlah jangan kita lanjutkan, ya," tegasnya.
Bahlil menegaskan, Pemerintah tak akan bisa bekerja sendirian dalam memastikan ketersediaan BBM. Menurutnya, perlu ada kerja kolaborasi untuk menjaga pasokan BBM.
Baca Juga: Daftar Ketersediaan Cadangan Energi RI di Tengah Perang AS-Iran, dari Stok Gas Elpiji hingga BBM
"Saya mengajak, ayo kita sama-sama semua untuk kita mengawal negara kita. Kami bisa mendatangkan minyak seperti apa yang telah kami lakukan dalam waktu beberapa bulan terakhir, dalam kondisi krisis," ujar Bahlil.
"Tetapi kalau rakyat tidak bisa memakai ini dengan bijak, ya berarti 'kan tidak saling mendukung. Itu kira-kira, ya. Jadi kami mesti saling mendukung dengan rakyat," pungkasnya.










