Wisata Gunung Bromo Tutup Saat Nyepi dan Hari H Lebaran

Wisata Gunung Bromo Tutup Saat Nyepi dan Hari H Lebaran

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 19 Maret 2026 - 07:29
share

Wisata Gunung Bromo tutup sejak Kamis 19 Maret 2026 saat Hari Raya Nyepi. Penutupan ini dilaksanakan selama dua hari sejak 19 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 20 Maret 2026 guna menghormati pelaksanaan kegiatan ibadah keagamaan yang digelar umat Hindu di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, penutupan Wisata Gunung Bromo bersifat sementara selama perayaan Nyepi sejak Kamis dini hari (19/3/2026). Setelahnya Gunung Bromo akan tutup di Hari Raya Idul Fitri pertama untuk memberikan kesempatan bagi umat muslim beribadah.

Baca juga: Salju Tarik 18.402 Wisatawan Kunjungi Gunung Bromo selama 5 Hari

"Penutupan total kegiatan wisata akan dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2026 hingga 20 Maret 2026. Kunjungan wisata akan dibuka kembali mulai 21 Maret 2026 pukul 12.00 WIB," kata Rudijanta Tjahja Nugraha, saat dikonfirmasi Rabu (18/3/2026).

Penutupan aktivitas wisata itu selain untuk menghormati kegiatan keagamaan Hindu dan Islam, kata Rudijanta juga untuk memberikan kesempatan recovery atau pemulihan alam di ekosistem kawasan taman nasional."Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah keagamaan serta upaya menjaga kelestarian ekosistem kawasan konservasi," ucapnya.

Baca juga: Dua Wajah Embun Upas Bromo: Anugerah Bagi Pariwisata, Tantangan bagi Petani Tangguh Tengger

"Penutupan biar memberi kesempatan masyarakat dan petugas untuk Salat Ied dan merayakan Idul Fitri dulu, karena pengalaman sebelumnya pengunjung ada yang habis Salat Ied langsung ke Bromo," tambahnya.

Penutupan juga akan dilakukan setelah libur Idul Fitri selama 7 hari, terhitung mulai dari Senin 6 April 2026 09.00 WIB hingga Minggu 12 April 2026 pukul 10.00 WIB. Di masa ini kawasan taman nasional diberikan kesempatan untuk mengembalikan ekosistem alamnya setelah diprediksi akan membludak pengunjungnya semasa lebaran.

Ia berharap, wisatawan menaklumi penutupan aktivitas wisata di tengah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebab selama ini memang gunung yang berada di empat kabupaten di Jawa Timur itu menjadi primadona destinasi wisata unggulan Indonesia."Selama masa penutupan, seluruh aktivitas kunjungan wisata dan kegiatan non-esensial dihentikan sementara, pengecualian hanya diberikan untuk kegiatan strategis atau penanganan keadaan darurat dengan izin Kepala Balai Besar TNBTS. Informasi ini disampaikan agar pelaku jasa wisata dan calon pengunjung dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka sesuai jadwal penutupan kawasan," terangnya.

Gunung Bromo merupakan salah satu spot wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kawasan ini berada di empat wilayah kabupaten, yang juga jadi pintu masuk ke kawasan.

Pintu masuk dari Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, kemudian pintu masuk Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Selanjutnya, dua pintu masuk lainnya yakni pintu masuk Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, dan pintu masuk Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, yang juga jadi pintu masuk ke Gunung Semeru.

Topik Menarik