Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Sahroni: Polisi Harus Cepat Cari Pelakunya

Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Sahroni: Polisi Harus Cepat Cari Pelakunya

Nasional | sindonews | Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:54
share

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni merespons peristiwa yang dialami Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus. Diketahui, Andrie menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal seusai melakukan kegiatan podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut diduga terjadi sesaat setelah korban menyelesaikan perekaman siniar sekitar pukul 23.00 WIB. Mendengar peristiwa tersebut, Ahmad Sahroni pun langsung meminta pihak kepolisian mencari pelakunya.

Ia meyakini, pelaku merupakan orang yang ingin merusak stabilitas. "Polisi harus cepat cari pelakunya, jangan sampai terjadi adu domba antara aktivis dan rakyat melawan pemerintah," kata Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga: Kronologi Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras usai Podcast di YLBHI

Sahroni menambahkan, apa yang dialami Andrie Yunus merupakan kerjaan pihak-pihak yang ingin mengadu domba dan merusak stabilitas keamanan di Indonesia. Sahroni pun menegaskan saat ini seluruh pihak berada di sisi korban dan mengutuk keras aksi pelaku. "Karena memang sekarang kan serangan-serangan ke pemerintah lagi banyak. Sehingga masyarakat harus bijak. Dan yang terpenting, aparat keamanan harus cari pelaku secepatnya. Kita tetap dukung dan berada di sisi korban," pungkasnya.

Diketahui, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis, 12 Maret 2026. Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya mengungkapkan, insiden itu terjadi seusai Andrie Yunus menghadiri acara podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pukul 23.00 WIB.

"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," kata Dimas dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).

Topik Menarik