AS Gunakan Pesawat Pembom Siluman B-2 dalam Perang Lawan Iran
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan pesawat pembom siluman B-2 melakukan misi yang menargetkan kemampuan Iran sebagai bagian dari operasi yang sedang berlangsung yang dimulai akhir bulan lalu. Pernyataan itu muncul pada Jumat (13/3/2026) di tengah perang antara Iran dan AS-Israel.
“Pesawat pembom siluman B-2 lepas landas untuk melakukan misi selama Operasi Epic Fury, memberikan tembakan jarak jauh untuk tidak hanya menghilangkan ancaman dari rezim Iran saat ini, tetapi juga menghilangkan kemampuan mereka untuk membangun kembali di masa depan,” ungkap CENTCOM di perusahaan media sosial AS, sambil membagikan visual pesawat pembom tersebut.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan semua perusahaan pertahanan Iran akan dihancurkan “segera, dan sangat segera.”
“Hari ini akan menjadi lagi volume serangan tertinggi yang telah dilakukan Amerika di langit Iran dan Teheran.
Apa Itu Patung Baal yang Dibakar dalam Peringatan Revolusi Iran? Ada Simbol Bintang Daud di Jidatnya
“Jumlah sorti dan jumlah serangan pembom, yang tertinggi hingga saat ini, terus meningkat dan hanya akan meningkat. Dan kuantitas memiliki kualitas tersendiri seiring kita terus meningkatkan kekuatan,” ujar Hegseth kepada wartawan di samping Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan.Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS, mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil. Sebanyak 13 anggota militer AS telah tewas sejak operasi dimulai.
Baca juga: AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran









