Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi dan Gibran, Ini Alasannya

Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi dan Gibran, Ini Alasannya

Berita Utama | sindonews | Kamis, 12 Maret 2026 - 17:20
share

Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rismon Sianipar meminta maaf kepada Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Permintaan maaf itu disampaikannya dalam channel YouTube Balige Academy yang diunggah pada Rabu (11/3/2026) dan pada hari ini, Kamis (12/3/2026).

Adapun video yang diunggah pada Rabu (11/3/2026) berjudul Klarifikasi Rismon Sianipar terkait kajian Ilmiah Ijazah Jokowi. Sedangkan video yang diunggah pada Kamis (12/3/2026) berjudul Penegasan Klarifikasi Lanjutan Rismon Sianipar atas Kebenaran Ijazah Bapak Joko Widodo.

Dalam Penegasan Klarifikasi Lanjutan Rismon Sianipar atas Kebenaran Ijazah Bapak Joko Widodo, Rismon membeberkan enam poin. Salah satunya, Rismon meminta maaf kepada Jokowi dan Gibran.

Baca juga: Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice, Refly Harun: Apakah Dia Berada dalam Tekanan?

Berikut pernyataan lengkap Rismon Sianipar tersebut:

Saudara sebangsa se-Tanah Air, saya Rismon Hasiholan Sianipar ingin menegaskan kembali dari klarifikasi saya yang saya sampaikan sebelumnya. Berikut enam poin yang saya ingin sampaikan.

Satu, berdasarkan hasil penelitian saya saat ini yang merupakan kelanjutan dari penelitian saya sebelumnya, saya menemukan kebenaran baru atas ijazah Bapak Joko Widodo. Dengan demikian, saya keluar dari permasalahan terkait ijazah Bapak Joko Widodo termasuk ijazah Bapak Gibran Rakabuming Raka.

Dua, saya akan menyanggah dengan membuat antitesa buku Jokowi's White Paper dan buku Gibran and Game yang menjadi tulisan saya dan menjadi tanggung jawab saya dan berupaya keras menarik buku tersebut yang sudah terlanjur beredar.

Ketiga, sejak awal tidak ada interest saya terhadap politik, maka dengan ini saya melepaskan diri dari segala kontestasi politik yang sekiranya ada kaitannya dengan ijazah Bapak Joko Widodo dan Bapak Gibran Rakabuming Raka mulai dari detik ini dan ke depannya sebagaimana saya merasa tereksploitasi oleh pihak-pihak yang mempermasalahkan ijazah Bapak Joko Widodo dan Bapak Gibran Rakabuming Raka.

Keempat, Polri sudah bekerja secara profesional terhadap perkara ijazah Bapak Joko Widodo dan saya dengan ini menyatakan siap membantu setiap langkah Polri ke depannya untuk mengedukasi masyarakat terkait apa pun yang sekiranya diperlukan dan dibutuhkan.

Kelima, dari hati saya yang paling dalam demi kejujuran dan objektivitas penelitian terhadap permasalahan tersebut. Dengan ini saya memohon maaf kepada Bapak Joko Widodo dan Bapak Gibran Rakabuming Raka. Besar harapan saya Bapak Joko Widodo menerima permohonan maaf saya ini dan saya bersedia akan menyatakan langsung ke hadapan Bapak Joko Widodo di Solo sekaligus saya mengajukan restorative justice atau RJ untuk penyelesaian permasalahan hukum saya.

Yang terakhir, yang keenam, saya mengimbau sekali lagi saya mengimbau kepada pihak lain yang terlibat dalam permasalahan ini untuk segera membuka hati dan pikiran agar dapat mengikuti langkah yang akan saya tempuh ini. Demikian, terima kasih. Horas Merdeka.

Topik Menarik