Iran Kirim Kapal Perang Kedua ke Perairan Sri Lanka usai Serangan Kapal Selam AS

Iran Kirim Kapal Perang Kedua ke Perairan Sri Lanka usai Serangan Kapal Selam AS

Global | sindonews | Kamis, 5 Maret 2026 - 16:12
share

Satu kapal perang Iran kedua sedang menuju perairan teritorial Sri Lanka, lokasi yang sama tempat kapal selam Amerika Serikat (AS) menghancurkan kapal fregat Iran kemarin.

Menteri Media Sri Lanka, Nalinda Jayatissa, mengatakan kapal perang tersebut, yang dilaporkan membawa lebih dari 100 awak, berada tepat di luar perairan Sri Lanka.

Pernyataan ini muncul setelah juru bicara kabinet Sri Lanka mengatakan negara itu sedang berusaha untuk "melindungi nyawa" satu kapal Iran di lepas pantainya.

Pada hari Rabu, satu kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran dengan torpedo di perairan internasional di lepas pantai Sri Lanka.

“Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran dengan torpedo di perairan internasional di lepas pantai Sri Lanka,” kata Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth.Dalam pengarahan Pentagon pada hari Rabu, Hegseth mengatakan serangan terhadap kapal perang Iran itu adalah "serangan pertama terhadap musuh sejak Perang Dunia II".

Angkatan laut Sri Lanka mengatakan 87 jenazah telah ditemukan dan 32 pelaut diselamatkan setelah satu kapal militer Iran tenggelam tepat di luar perairan teritorial pulau tersebut.

Pihak berwenang mengatakan kepada Al Jazeera bahwa fregat IRIS Dena, yang terletak sekitar 40 mil laut (75 km) dari Galle di selatan Sri Lanka, mengirimkan panggilan darurat antara pukul 06.00 dan 07.00 (00:30 hingga 01:30 GMT).

Kapal tersebut membawa sekitar 180 awak, dan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, kata para pejabat Sri Lanka.

Fregat Iran tersebut sedang kembali setelah berpartisipasi dalam Tinjauan Armada Internasional 2026 bulan lalu di kota pesisir Vishakapatnam, India timur.Menteri Luar Negeri Sri Lanka Vijitha Herath mengatakan kepada parlemen bahwa angkatan laut menerima informasi kapal tersebut dalam keadaan darurat dan pemerintah mengirimkan kapal dan pesawat angkatan udara untuk misi penyelamatan.

Seorang juru bicara angkatan laut Sri Lanka mengatakan tidak ada kapal atau pesawat lain yang terlihat di area tempat kapal perang Iran itu tenggelam.

Baca juga: Kapal Perang Iran Tenggelam di Lepas Pantai Sri Lanka, Jenazah Ditemukan

Topik Menarik