Jawab Kebutuhan Industri, Poltekes Bhakti Kencana Cetak Tenaga Kesehatan Vokasi Siap Kerja
Politeknik Kesehatan (Poltekes) Bhakti Kencana resmi memperkuat jajaran institusi pendidikan tinggi vokasi di Indonesia. Langkah ini merupakan strategi nyata untuk menjawab tantangan dunia kesehatan yang makin dinamis serta memenuhi tingginya permintaan tenaga kesehatan profesional yang kompeten dan siap kerja.
Sebagai perguruan tinggi vokasi, Poltekes Bhakti Kencana menerapkan sistem pendidikan yang adaptif dan aplikatif. Kurikulum dirancang agar relevan dengan kebutuhan industri, sehingga mahasiswa tidak sekadar memahami teori, tetapi juga menguasai keterampilan teknis melalui pengalaman praktik intensif.
Baca Juga: Kemenkes Dukung Jakadu Fair 2024, Pameran Inovasi dan Job Fair Calon Nakes
Pendiri Poltekes Bhakti Kencana, Dr. H. A. Mulyana, menyatakan bahwa institusi ini lahir dari komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Tanah Air.
Peneliti BRIN Minta Kaji Ulang Kebijakan Modifikasi Cuaca untuk Tangani Banjir dan Hujan Ekstrem
"Kami ingin memastikan lulusan Poltekes Bhakti Kencana memiliki kompetensi unggul. Dukungan jejaring akademik yang luas dan fasilitas modern menjadi modal utama kami dalam melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil, tetapi juga berintegritas dan bersikap humanis," ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Program Studi Berbasis Kompetensi
Guna mendukung visi tersebut, Poltekes Bhakti Kencana menghadirkan tiga program studi unggulan yang dirancang spesifik sesuai kebutuhan pasar kerja terkini.1. Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan (S.Tr.MIK)
Program ini menawarkan konsentrasi pada Manajemen Rekam Medis, Sistem Informasi Kesehatan, Statistik dan Analisis Data Kesehatan, serta Manajemen Data dan Administrator Sistem. Lulusan prodi ini disiapkan untuk mengisi celah kebutuhan digitalisasi di sektor kesehatan.2. Sarjana Terapan Fisioterapi (S.Tr.Ft)
Fokus pada penanganan fisik yang komprehensif, prodi ini memiliki konsentrasi Fisioterapi Olahraga, Fisioterapi Komunitas dan Kesehatan Kerja, Fisioterapi Muskuloskeletal (Ortopedi), serta Fisioterapi Kardiorespirasi (Rehabilitasi).3. Diploma III Farmasi (D3)
Menyiapkan tenaga teknis kefarmasian yang andal dengan konsentrasi Farmasi Klinik dan Pelayanan Kefarmasian, Farmasi Komunitas (Apotek dan Puskesmas), Produksi dan Teknologi Sediaan Farmasi, serta Administrasi dan Regulasi Kefarmasian.Pendidikan di perguruan tinggi ini memadukan pembelajaran teori dengan praktik di laboratorium modern serta magang di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) seperti rumah sakit, klinik, dan apotek. Pendekatan ini menjamin setiap lulusan mampu beradaptasi cepat dengan teknologi medis dan sistem pelayanan modern.
Keunggulan Akademik dan Jejaring Luas
Kualitas pendidikan di Poltekes Bhakti Kencana didukung oleh tenaga pengajar profesional bergelar Magister (S2) dan Doktor (S3) lulusan dalam maupun luar negeri. Institusi ini juga memiliki keunggulan strategis melalui afiliasi dengan Universitas Bhakti Kencana dan jejaring kerja sama dengan lebih dari 50 perguruan tinggi serta institusi kesehatan.Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi mahasiswa dalam pengembangan mutu akademik, penelitian, hingga akses karier yang lebih luas setelah lulus."Poltekes Bhakti Kencana bukan sekadar tempat belajar, melainkan jembatan bagi generasi muda untuk meniti karier masa depan yang jelas di bidang kesehatan," imbuh Mulyana.
Dengan fasilitas pembelajaran representatif dan sistem manajemen pendidikan terstandar, Poltekes Bhakti Kencana optimistis dapat melahirkan lulusan berdaya saing nasional maupun global.
Poltekes Bhakti Kencana merupakan institusi pendidikan tinggi vokasi yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Institusi ini berfokus mencetak tenaga kesehatan profesional melalui kurikulum berbasis kompetensi yang menyeimbangkan teori dan praktik. Didukung oleh fasilitas modern dan jejaring kemitraan yang luas, Poltekes Bhakti Kencana berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas untuk masa depan kesehatan Indonesia yang lebih baik.










